Keuntungan Pengguna Kartu Mandiri Selama GATF 2018

Oleh: Shintaloka Pradita Sicca - 6 April 2018
Dibaca Normal 1 menit
Pihak Garuda bekerja sama dengan Bank Mandiri memberikan berbagai tawaran spesial selama Garuda Indonesia Travel Fair 2018
tirto.id - Garuda Indonesia bersama Bank Mandiri kembali menggelar Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2018 di Jakarta mulai Jumat (6/4/2018) sampai dengan Minggu (8/4/2018).

Untuk meningkatkan penjualan, pihak Garuda bekerja sama dengan Bank Mandiri dalam memberikan berbagai tawaran spesial kepada pelanggan Garuda Indonesia dan Bank Mandiri. Tawaran khusus ini berlangsung selama periode happy hour setiap harinya.

Selama GATF 2018, pemegang kartu Mandiri Debit dan Mandiri Kredit berhak mendapat cashback hingga Rp 2 juta, cicilan 0 persen hingga 12 bulan, dan tambahan potongan harga hingga 50 persen dengan menukarkan fiestapoin.

"Nasabah Bank Mandiri dapat menikmati berbagai benefit selama event GATF Jakarta 2018 berlangsung. Yaitu gratis tiket masuk untuk pengguna Kartu Mandiri (Kartu Debit dan Kredit) dengan menukarkan 1 Fiestapoin di ticket box Bank Mandiri," tulis pihak Mandiri di laman resminya.

Kemudian, khusus untuk pemegang kartu debit Mandiri Garuda juga mendapatkan cashback tambahan sebesar Rp 200 ribu, bonus 3 kalk GarudaMiles, lucky dip dengan hadiah utama tiket rute internasional.

Selain itu Bank Mandiri juga menerbitkan E-Money edisi khusus GATF dengan harga spesial. Seluruh nasabah yang bertransaksi menggunakan Mandiri Kartu Kredit akan mendapatkan Voucher Belanja JD.ID melalui program #semuadapatbonus.

Selain itu, terdapat kesempatan untuk mendapatkan Bonus Jutaan GarudaMiles dan kesempatan untuk mengikuti lelang fiestapoin dengan hadiah tiket rute domestik favorit.

Sementara itu dilaporkan juga jumlah pemegang kartu bank Mandiri tercatat sejumlah 19 juta, baik itu debit maupun kredit.


Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebutkan, dari tahun 2015 hingga 2017 pertumbuhan rata-rata jumlah pengunjung GATF adalah sebesar 30 persen dan jumlah transaksinya tumbuh 100 persen.

"Sales itu dari Rp240 miliar menjadi Rp480 miliar. Artinya kecenderungan orang untuk leisure economy itu terjadi terutama anak muda, millenial itu kecenderungannya leisure economy dengan experience. Ini menjelaskan mengapa pariwisata tumbuh tinggi," terangnya.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury mengharapkan penjualan GATF pada tahun ini mengalami pertumbuhan double digit dari pelaksanaan GATF 2017. Namun begitu, dia tidak menyebutkan spesifik target pertumbuhannya.

Pahala mengatakan bahwa GATF mendukung Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan pariwisata nasional dalam program 10 Destinasi Prioritas Beyond Bali.



Selain di Jakarta, tahun ini GATF juga digelar di 18 kota besar lain seperti Semarang, Solo dan Yogyakarta pada 2-4 Maret; Palembang, Lampung, dan Makassar pada 16-18 Maret; Bali, Bandung, Gorontalo, Jayapura, Kendari, Kupang, Lombok, Malang, Manado, Medan, Palangkaraya, Sorong, Surabaya, Ternate dan Timika pada 23-25 Maret; Banda Aceh pada 30 Maret sampai 1 April; serta Ambon, Balikpapan Jakarta, Padang, Pekanbaru Pontianak dan Batam pada 13-15 April.


Pada pelaksanaan GATF 2018 fase I ini, Garuda Indonesia mengangkat konsep More for Less atau Get More, Pay Less di mana para pengunjung mendapatkan kemudahan dan kenyamanan dalam membeli tiket penerbangan.

Baca juga artikel terkait GARUDA INDONESIA TRAVEL FAIR atau tulisan menarik lainnya Shintaloka Pradita Sicca
(tirto.id - Gaya Hidup)

Reporter: Shintaloka Pradita Sicca
Penulis: Shintaloka Pradita Sicca
Editor: Yulaika Ramadhani