Menuju konten utama

Ketua DPP Golkar Sebut Caleg Akan Kampanyekan Jokowi-Maruf

Ace yakin Golkar bakal meraih hasil maksimal di Pileg 2019 dan mampu memenangkan Jokowi-Maruf di Pilpres 2019.

Ketua DPP Golkar Sebut Caleg Akan Kampanyekan Jokowi-Maruf
Bakal capres-cawapres Pilpres 2019, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin berbincang seusai menjalani tes kesehatan di RSPAD, Jakarta, Minggu (12/8/2018). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

tirto.id - Ketua DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily menyatakan setiap calon legislatif (caleg) Golkar mempunyai tanggungjawab untuk mengampanyekan pasangan Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019, seperti halnya yang dianjurkan PDIP kepada calegnya.

"Konsekuensi yang sama juga akan diberikan kepada para Caleg Partai Golkar," kata Ace saat dihubungi Tirto, Kamis (23/8/2018).

Dengan tanggungjawab ini, Ace yakin Golkar bakal meraih hasil maksimal di Pileg 2019 dan mampu memenangkan Jokowi-Maruf di Pilpres 2019.

Dalam kesempatan ini, Ace juga memastikan partainya bakal tetap solid mendukung Jokowi-Maruf meskipun bukan kader Golkar yang terpilih sebagai cawapres. Apa yang disampaikan Ace ini berbeda pendapat Anggota Dewan Pembina Golkar, Fadel Muhammad dan Wakil Ketua Dewan Pakar Golkar, Mahyudin yang menyatakan terdapat kemungkinan suara Golkar terbelah.

"Itu penilaian subyektif dan personal Pak Fadel dan Pak Mahyudin terhadap Jokowi-Ma’ruf. Keputusan mendukung Pak Jokowi itu telah diputuskan dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa Desember 2017 yang lalu. Jadi sudah clear dan jelas. Tak perlu dipersoalkan lagi," kata Ace.

Soal pemilihan Maruf Amin sebagai cawapres, menurut Ace, juga telah diterima Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto dengan lapang dada.

"Memang aspirasi kami sangat kuat mendorong Pak Airlangga. Namun, sebagaimana kita tahu bahwa keputusan soal Cawapresnya juga kita serahkan Pak Jokowi. Ketua Umum kami sangat terlibat dalam proses penentuan Pak Kiai Ma’ruf sebagai pendamping Pak Jokowi," kata Ace.

Hal senada juga disampaikan Wasekjen Golkar, Sarmuji. Menurutnya, dukungan Golkar kepada Jokowi-Maruf tidak akan berubah dan seluruh caleg bakal turut mengampanyekan pasangan tersebut.

"Karena sudah melalui mekanisme organisasi, tidak ada peluang untuk dipersoalkan. Jika ada satu dua orang yang mungkin tidak akan optimal melakukan penggalangan, itu juga terjadi di semua partai. Secara keseluruhan Golkar tetap utuh," kata Sarmuji saat dihubungi Tirto, Kamis (23/8/2018).

Sebelumnya, Fadel menyatakan belum sepenuhnya kader Golkar terima dengan keputusan Maruf Amin menjadi cawapres Jokowi. Ia pun menyatakan kemungkinan suara partainya terbelah ke pasangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019.

Pernyataan Fadel itu disetujui Mahyudin yang mengaku sampai saat ini belum menentukan sikap di Pilpres 2019. Bahkan, ia menyatakan saat ini terdapat tiga kubu di internal Golkar, yakni pendukung Jokowi-Maruf, pendukung Prabowo-Sandiaga dan yang belum menentukan sikap seperti dirinya.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan lainnya dari M. Ahsan Ridhoi

tirto.id - Politik
Reporter: M. Ahsan Ridhoi
Penulis: M. Ahsan Ridhoi
Editor: Alexander Haryanto