Kenapa Tanaman Janda Bolong Harganya Mahal?

Penulis: Dipna Videlia Putsanra - 28 Sep 2020 13:05 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Tanaman Janda Bolong atau Monstera Adansonii Variegata memiliki harga mahal. Mengapa hal ini terjadi?
tirto.id - Tanaman Janda Bolong atau Monstera Adansonii Variegata dijual dengan harga mahal baru-baru ini. Tanaman hias yang termasuk ke dalam Familia Aracae ini memiliki harga jual hingga ratusan juta rupiah.

Tanaman Janda Bolong yang berukuran kecil dapat dihargai sekitar Rp6 juta. Jika ukurannya sudah cukup besar, tanaman Janda Bolong akan dihargai per helai daun.

Dosen Fakultas Pertanian Unpad Syariful Mubarok mengatakan, tanaman Janda Bolong atau Monstera memiliki keindahan pada daunnya yang memiliki lubang.

Khusus pada jenis Variegata ini, tanaman memiliki warna unik pada daun yaitu hijau putih, yang diprediksi membuat harganya melambung tinggi.

Namun, menurut Syariful, nilai jual Janda Bolong yang mencapai ratusan juta juga termasuk dalam permainan harga.

“Sebenarnya peningkatan atau naiknya harga yang drastis bukan akibat dari sulitnya teknik budidaya yang dilakukan, ini hanya sebatas dari permainan dagang atau harga untuk tanaman hias,” jelas Syariful, seperti dikutip laman ketik.unpad.ac.id.

Ia menambahkan, fenomena ini pernah terjadi pada 2007 saat kenaikan harga Anthrium Gelombang Cinta.

Syariful menjelaskan jika sudah banyak yang produksi tanaman ini, maka kemungkinan besar harga di pasaran juga akan menurun drastis.

“Saya pun menakutkan hal tersebut terjadi pada monstera ini, setelah banyak dibudidayakan dan jumlahnya meningkat di masyarakat mengakibatkan harganya turun,” tutur Syariful.

Dilihat dari budidayanya, tanaman ini tidak membutuhkan cara khusus. Syariful menjelaskan, yang perlu diperhatikan hanya penyiraman, pemupukan, serta pengendalian hama penyakit.

Keunikan Tanaman Janda Bolong


Monstera adansonii dijuluki tanaman "Keju Swiss" karena banyak lubangnya. Plantophiles menjelaskan, Monstera adansonii variegata memberikan sentuhan baru dengan warna putih atau kuning.

Dari semua jenis Monstera, tanaman ini membutuhkan lebih banyak cahaya karena daunnya yang beraneka ragam. Tanah harus selalu memiliki drainase yang baik dan tanaman membutuhkan banyak sinar matahari tidak langsung, tetapi cerah.

Tanaman Monstera adalah tanaman merambat, yang membuatnya cocok untuk digantung. Tanaman ini tetap akan terlihat sempurna tidak peduli di mana pun Anda meletakkannya.

Karena akarnya menempel pada tanah atau bahkan batu sebagai penyangga, semua tanaman Monstera epifit membuatnya menyenangkan untuk dibudidayakan.

Tanaman Monstera berasal dari daerah beriklim tropis, khususnya di Amerika Selatan dan Tengah.

Merawat tanaman ini memang sedikit berbeda dengan merawat tanaman lainnya. Namun, tetap mudah untuk membuat tanaman Janda Bolong indah dan sehat.

Cara Merawat Tanaman Janda Bolong


Ada beberapa bagian yang penting dalam merawat tanaman Janda Bolong, yaitu tanah, air, kelembaban, hingga sinar matahari.

1. Tanah

Janda Bolong membutuhkan tanah yang memiliki drainase yang baik. Tanah harus memiliki drainase akan tanaman tidak disiram secara berlebihan dan memungkinkan kelebihan air mengalir ke dasar tanah.

PH tanah harus berkisar antara 5,5 pH dan 7,0 pH. Ini berarti itu harus netral tetapi sedikit asam juga tidak menjadi masalah.

2. Cahaya

Monstera adansonii membutuhkan banyak sinar matahari atau cahaya buatan. Karena ini adalah bentuk tumbuhan yang memiliki lebih sedikit klorofil dibandingkan tumbuhan lain.

Warna putih atau kuning pada daun tidak memungkinkannya menyerap banyak cahaya dibandingkan dengan tanaman hias lainnya.

Tanpa cahaya itu, tanaman Monstera Anda harus bekerja dua kali lebih keras untuk melakukan fotosintesis. Jadi, banyak cahaya sangat penting.

Akan tetapi, hindari sinar matahari langsung jika memungkinkan. Daunnya akan hangus di bawah sinar matahari yang terlalu banyak.

Tempatkan tanaman Monstera adansonii Anda di jendela yang menghadap ke utara atau timur. Ini memastikannya mendapat cukup cahaya tanpa sinar matahari yang menyinari daun.

3. Pengairan

Tanaman Janda Bolong membutuhkan tanah yang lembab setiap saat. Ini tidak berarti Anda harus menjenuhkan tanah, sebab tanaman ini mudah menyerap air karena akarnya yang epifit.

Tanah yang jenuh menyebabkan beberapa masalah, yang terburuk adalah akar busuk.

Untuk memastikan Anda menjaga tanah tetap lembap alih-alih menjenuhkannya, periksa beberapa inci bagian atas dengan jari.

Tempelkan jari ke tanah sampai menyentuh buku jari bagian atas. Jika tanahnya kering, saatnya menyirami tanaman Anda. Jika masih basah, periksa lagi dalam beberapa hari.

4. Temperatur

Kisaran suhu terbaik untuk tanaman Janda Bolong adalah antara 65F (19 derajat C) hingga 80F (26 derajat C). Tidak terlalu panas atau terlalu dingin.

Suhu di bawah 65F (19C) akan sedikit memperlambat pertumbuhan.

Menurut University of Florida, daun akan rusak jika suhu turun di bawah 32F (0C) karena Janda Bolong tidak tahan suhu beku.

Batang Janda Bolong akan rusak pada suhu di bawah 28F (-3C).


Baca juga artikel terkait MONSTERA atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Ekonomi)

Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Agung DH

DarkLight