Menuju konten utama

Kata DPRD Tanggamus di Lampung soal ANBK Terkendala Internet

Pembangunan infrastruktur sejatinya merupakan bagian dari program prioritas Bupati Tanggamus.

Kata DPRD Tanggamus di Lampung soal ANBK Terkendala Internet
Ketua Komisi IV DPRD Tanggamus, Romzi Edy. FOTO/Istimewa

tirto.id - Ketua Komisi IV DPRD Tanggamus, Romzi Edy, menyatakan pihaknya telah mendorong pemerintah agar dapat mempercepat akses infrastruktur digital di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Dia pun berharap, agar kendala yang dialami pelajar SMK Negeri 1 Pulau Tabuan saat mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2025 di pinggir pantai tidak terjadi lagi.

“Kalau soal internet, di beberapa daerah terisolir di Kelumbayan dan Kelumbayan Barat itu kondisinya hampir sama. Sebenarnya ada jaringan, tetapi fungsinya tidak merata. Apalagi di Pulau Tabuan, kita sudah beberapa kali coba komunikasi dengan pihak provider,” katanya kepada media, Kamis (7/8/25).

Romzi bilang, pihaknya sudah mendapat informasi bahwa ada dua provider yang berencana masuk ke wilayah terisolir di Tanggamus. Bahkan, salah satu provider telah melakukan empat kali survei di Kecamatan Kelumbayan bagian bawah untuk menopang jaringan hingga ke Cukuh Balak.

“Sudah disurvei, lahannya sudah oke, bahkan sudah diuji coba. Tapi sampai hari ini, belum ada kabar tindak lanjutnya. Inilah kendala yang kita hadapi, belum ada eksekusi mendalam dari pihak perusahaan penyedia layanan,” ujarnya.

Namun DPRD Tanggamus, kata Romzi, tidak miliki kewenangan untuk eksekusi langsung pembangunan infrastruktur jaringan. Jadi, pihaknya hanya dapat mendorong, mengawal, dan menegur ulang melalui komponen yang ada agar rencana pembangunan jaringan tersebut tidak mandek.

“Kalau untuk Pulau Tabuan, kami sudah komunikasi dengan pihak eksekutif. Bahkan, pernah direncanakan Bupati Tanggamus akan meninjau langsung ke sana, karena ada beberapa persoalan strategis yang harus ditangani," tuturnya.

Romzi menambahkan, pihaknya telah mendorong pembangunan insfratruktur di Tanggamus, seperti peningkatan gedung RKB sekolah dan pembangunan puskesmas. Dia pun membeberkan, pembangunan infrastruktur sejatinya merupakan bagian dari program prioritas Bupati Tanggamus.

“Dalam kunjungan nanti, kita harap masyarakat bisa menyampaikan langsung aspirasinya kepada Bupati, termasuk soal keterbatasan jaringan internet, kesulitan akses pendidikan, dan kondisi nelayan di sana. DPRD akan terus mendorong agar ada terobosan nyata, termasuk menggaet perusahaan penyedia jaringan untuk segera bergerak,” lontarnya.

Romzi menegaskan bahwa dukungan DPRD sudah maksimal, namun eksekusi tetap berada di tangan pemerintah daerah dan penyedia layanan.

“Kami terus mendorong percepatan ini. Bila perlu, kami minta ada tindakan cepat. Tapi ya itu tadi, DPRD tidak bisa langsung eksekusi. Fungsi kami adalah mengawasi dan mendorong. Mudah-mudahan nanti ada terobosan dari Bupati Tanggamus,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tanggamus, Hendra Wijaya Mega mengatakan bahwa pihak Pemkab melalui Dinas Kominfo telah mengajukan proposal ke Kementerian KOMDIGI dan BAKTI Jakarta.

“Usulan resmi sudah disampaikan, dan kami berharap segera mendapat respons. Upaya ini dilakukan untuk mengatasi blank spot sinyal, terutama di wilayah Pulau Tabuan yang sangat membutuhkan konektivitas, khususnya dalam sektor pendidikan,” tuturnya.

=====

Infokyai News adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.

Baca juga artikel terkait SUSAH SINYAL atau tulisan lainnya dari Infokyai News

tirto.id - Flash News
Kontributor: Infokyai News
Penulis: Infokyai News
Editor: Siti Fatimah