Advertorial

Kala Grab & Perusahaan Besar Gotong Royong di Tengah Pandemi

Oleh: Advertorial - 5 Mei 2020
Dibaca Normal 2 menit
Pada momen sulit seperti pandemi saat ini, kebaikan dalam bentuk apa pun terasa sangat berarti.
tirto.id - Penulis Amerika Henry James memberikan tiga resep paling penting dalam kehidupan manusia. “Pertama, kebaikan. Kedua, kebaikan. Ketiga, kebaikan,” katanya. Perbuatan baik tak mengenal kedaluwarsa. Dan pada momen sulit seperti pandemi saat ini, tentu, kebaikan sekecil apa pun akan terasa sangat berarti—sekaligus menggentarkan—di mata para penerima. Sebab itulah berbuat baik menjadi perkara yang niscaya.

“Di tengah krisis, pikiran pun bisa cepat berubah. Anda bisa berselisih paham dengan adik-kakak bertahun-tahun, tapi saat kedaruratan datang, Anda seketika menemukan cadangan kepercayaan dan kebersamaan yang selama ini tersembunyi, dan kalian akan bergegas menolong satu sama lain,” tulis Yuval Noah Harari dalam esainya di Financial Times, "Dunia Sehabis Virus Corona".

Di esai itu, Yuval juga berkali-kali menyebut satu istilah yang terdengar amat sedap di telinga, lebih-lebih jika kelak menjadi kenyataan, yakni ‘solidaritas global’.

“Kita harus mempertimbangkan kerja sama global untuk mengumpulkan tenaga kesehatan. Negara yang saat ini tak terlalu terdampak bisa mengirim tenaga kesehatannya ke belahan dunia yang paling terpukul, dengan dua tujuan, yakni membantu di waktu paling mendesak, serta mengumpulkan pengalaman berharga. Jika kemudian pusat epidemi bergeser, bantuan pun akan berubah sebaliknya,” terang Yuval.

Selain di bidang kesehatan, solidaritas global di bidang ekonomi juga disebut Yuval sebagai urusan vital. Lepas dari keterangan di atas, dalam skala nasional masyarakat Indonesia sebetulnya sudah menerapkan dengan sungguh-sungguh apa itu yang disebut solidaritas, bahkan sudah punya terminologi khusus untuk menggambarkan hal tersebut: gotong royong.

Dalam konteks pandemi, gotong royong yang paling kentara ditunjukkan masyarakat Indonesia dengan silih bantu menyalurkan bantuan. Per 31 Maret lalu, misal, Konser Musik #DiRumahAja yang digagas Narasi TV berhasil mengumpulkan dana senilai 11,5 miliar rupiah dari 88.371 donatur.

Tentu masih banyak bentuk solidaritas lain yang ditunjukkan semua elemen masyarakat untuk silih bantu melawan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Di bidang transportasi daring, dengan label program “Kita vs Corona”, Grab bahkan menyiapkan komitmen sebesar 160 miliar rupiah untuk berbagai inisiatif dalam menjaga kesejahteraan mitra pengemudinya selama pandemi ini.

Bakal Terus Diperluas

“Salah satu bentuk realisasi program tersebut adalah dengan membagikan donasi kepada lebih banyak mitra pengemudi dalam bentuk paket dan voucher belanja sembako, serta kebutuhan pokok lainnya,” terang Neneng Goenadi, Managing Director Grab Indonesia.

Sebagai bentuk gotong royong, Grab tidak sendirian. Perusahaan ini bekerja sama dengan sejumlah perusahaan terkemuka lainnya, seperti Bank Danamon, Adira Finance, Tunas Toyota, Pertamina, Bank Syariah Mandiri, XL Axiata, Exxon Mobil Lubricants Indonesia, dan perusahaan multinasional MUFG Bank.

“Untuk mendistribusi bantuan ini, Grab menggandeng BenihBaik, platform crowdfunding yang dipimpin jurnalis senior Andy F. Noya,” sambung Neneng.

Lewat “Kita vs Corona”, mitra pengemudi Grab yang terkena dampak pandemi dapat menemukan informasi bantuan melalui fitur GrabBenefits di aplikasi.

Selain makanan, mitra pengemudi Grab juga akan menerima bantuan multivitamin dan hand sanitizer yang disediakan oleh mitra bisnis seperti Fatigon dan Lifebuoy. Lewat program ini pula Lifebuoy berbagi peran untuk membiasakan pentingnya mencuci dan menjaga kebersihan tangan.

Donasi gelombang pertama Grab diluncurkan dua minggu lalu ke mitra pengemudi GrabBike dan GrabCar di 27 kota di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Bali, Yogyakarta, Pangkal Pinang, Bengkulu, Pekanbaru, Bontang, Mataram, Pontianak, dan Makassar serta akan terus diperluas ke kota-kota lainnya.

Langkah tersebut disambut hangat para mitra pengemudi Grab. “Buat temen temen driver Grab, monggo dicek inboxnya, ada kupon sembako sebesar 150ribu yang bisa dituker di indomeart. Semoga mberkahi,” cuit penggunaTwitter @penjahatgunung di Yogyakarta pada Selasa (24/4).

Unggahan itu direspon akun Instagram @dramaojol.id. “Wah Grab sama Indomaret bagi-bagi voucher buat para driver di beberapa kota. Alhamdulillah stok sembako puasa udah aman. Yang blm kebagian tunggu giliran ya. Tetep semangat semua! Semoga ke depannya banyak inisiatif dr Grab yang bagus2 buat drivernya.”

Paket sembako untuk mitra pengemudi dapat diambil di titik pengambilan yang ditentukan di masing-masing kota. Sedangkan voucher belanja sembako dapat ditukar dengan produk-produk seperti beras, minyak goreng, garam, gula, tepung, mi instan, telur, sarden, daging kornet senilai Rp150.000 per mitra pengemudi.

Sebagian dari dana yang digunakan untuk sembako ini juga didanai oleh sumbangan sukarela karyawan Grab Indonesia yang telah dilipatgandakan oleh perusahaan.

“Di saat banyak mitra pengemudi kami yang terdampak pandemi, selain membantu mereka menemukan alternatif untuk memperoleh penghasilan, kami juga mencari cara untuk membantu memastikan pemenuhan kebutuhan sehari-hari mereka. Kami bersyukur atas dukungan dari berbagai mitra bisnis dan juga BenihBaik yang telah bekerja sama dengan kami untuk memperluas program bantuan Grab untuk para mitra pengemudi kami,” beber Neneng Goenadi.

Sebelumnya, juga bersama BenihBaik dan Palang Merah Indonesia, Grab menyediakan masker bagi petugas kesehatan, mitra pengemudi, dan masyarakat luas melalui inisiatif “Satu Juta Masker PMI”.

Grab juga telah menjadi mitra tepercaya untuk pemeriksaan awal gejala virus melalui layanan konsultasi GrabHealth, layanan pengantaran obat dan petugas kesehatan yang berada dalam naungan Kementerian Kesehatan RI.

“Berbuat baiklah,” kata Plato, “karena semua orang yang Anda temui sedang berjuang lebih keras.” Kita patut bersenang hati karena Grab berencana untuk memperluas inisiatif donasinya dengan menggandeng lebih banyak perusahaan besar.

“Kami sangat berterima kasih atas dedikasi para mitra pengemudi dalam melayani kebutuhan masyarakat Indonesia. Kami juga berharap dapat terus membantu mereka dalam memberikan rasa tenang serta berkah dalam bulan Ramadhan ini," pungkas Neneng.
DarkLight