Menuju konten utama

Jokowi Sebut Banjir Disebabkan Kerusakan Lingkungan

Jokowi juga mengatakan banjir disebabkan kesalahan masyarakat dalam mengelola sampah dan menyebabkan tersumbatnya aliran-aliran sungai dari wilayah hulu ke hilir.

Jokowi Sebut Banjir Disebabkan Kerusakan Lingkungan
Tim SAR gabungan mengevakuasi warga yang terjebak banjir di perumahan Ciledug Indah 1, Tangerang, Banten, Rabu (1/1/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww.

tirto.id - Presiden Joko Widodo menyebut kerusakan lingkungan dan ekologi menjadi salah satu penyebab bencana banjir yang terjadi awal tahun baru 2020, sejak Rabu pagi (1/1/2020) hingga hari ini.

Di samping itu, kata Jokowi, banjir juga disebabkan kesalahan masyarakat dalam mengelola sampah dan menyebabkan tersumbatnya aliran-aliran sungai dari wilayah hulu ke hilir.

"Karena ada yang disebabkan kerusakan ekosistem, kerusakan ekologi yang ada, tapi juga ada yang memang karena kesalahan kita yang membuang sampah di mana-mana," ucap Jokowi di gedung BEI, Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Saat ini, kata mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, prioritas penanggulangan banjir adalah melakukan evakuasi serta memastikan keselamatan dan kesehatan para korban.

Jokowi menyampaikan, hingga saat ini pemerintah pusat masih berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menangani bencana yang melanda berbagai daerah tersebut.

"Nanti urusan penanganan banjir secara infras akan kita kerjakan setelah penangana evakuasi selesai," imbuhnya.

Jokowi juga meminta masyarakat tak saling menyalahkan lantaran penanggulangan bencana adalah tugas semua pihak, tak terkecuali masyarakat

"saya ingin kerja sama itu dibangun pusat, provinsi, dan kabuaten/kota agar semuanya bisa tertangani," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait BANJIR 2020 atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Gilang Ramadhan