Gempa Cianjur

Jasad Ibu & Anak Berpelukan Ditemukan saat Evakuasi di Cianjur

Reporter: Adi Briantika, tirto.id - 25 Nov 2022 12:50 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Tim gabungan berhasil mengevakuasi lima jenazah korban gempa Cianjur yang tertimbun longsong di Desa Cijedil, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat.
tirto.id - Tim gabungan berhasil mengevakuasi lima jenazah korban gempa Cianjur yang tertimbun longsor di Desa Cijedil, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menuturkan dua dari lima jenazah tersebut yaitu ibu dan anak yang sedang berpelukan.

"Dua dari lima jenazah yang ditemukan itu adalah ibu dan anak berpelukan," katanya di Cianjur, Jumat (25/11/2022).

Dia menuturkan proses evakuasi tidak mudah. Pasalnya, lokasi penemuan jenazah dekat sungai.

"Pengangkatan jenazah dilakukan menggunakan tandu bambu oleh enam personel gabungan di TKP," ujar Dedi.

Lebih lanjut, dia menjelaskan kelima jenazah itu langsung dibawa ke RSUD Sayang Cianjur guna identifikasi. Sementara itu, dia menuturkan pencarian dan evakuasi akan terus dilakukan pihaknya bersama tim gabungan.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan, per 24 November 2022, terdapat 272 orang tewas akibat gempa magnitudo 5,6 itu. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjelaskan dari data tersebut terdapat 165 orang yang sudah teridentifikasi.

"Dari 272 ini, yang sudah dapat diidentifikasi by name (nama), by address (alamat) ada 165 orang. Sementara yang masih kami cari identitasnya ada 107 jenazah," kataya.

Lalu terdapat 2.046 orang korban luka, dan 62.545 pengungsi akibat gempa. Lindu terjadi pukul 13.21 WIB, Senin, 21 November. Pusat gempa berlokasi di darat dengan kedalaman 10 kilometer, dengan koordinat 6,84 lintang selatan dan 107,5 bujur timur. Gempa yang dirasakan di 10 kabupaten dan kota di Jawa Barat itu tidak berpotensi tsunami.


Baca juga artikel terkait KORBAN TEWAS GEMPA CIANJUR atau tulisan menarik lainnya Adi Briantika
(tirto.id - Hard News)

Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Intan Umbari Prihatin

DarkLight