Menuju konten utama

Jadwal Puasa Sunah Ayyamul Bidh Bulan September 2019

Jadwal puasa sunah Ayyamul Bidh pada bulan September 2019, jatuh pada 12, 13, dan 14 September.

Jadwal Puasa Sunah Ayyamul Bidh Bulan September 2019
Ilustrasi. Tim rukyatul hilal Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Gresik melakukan pemantauan "rukyatul hilal" di di Balai Rukyat Bukit Condrodipo, Gresik, Jawa Timur, Kamis (14/6/2018). ANTARA FOTO/Zabur Karuru

tirto.id - Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunah yang dilakukan pada tengah bulan Hijriah yang dilaksanakan oleh umat Islam. Pada bulan September 2019, puasa ini dapat dilakukan pada tanggal 12, 13, dan 14.

Terdapat beberapa penjelasan tentang asal-usul nama puasa ayyamul bidh. Puasa ini dikenal dengan puasa ayyamul bidh (puasa hari-hari putih), karena ketika malam puasa tersebut dilaksanakan, bulan purnama tengah bercahaya dengan warna putih

Dilangsir dari situs web NU, puasa Ayyamul Bidh terkait dengan kisah Nabi Adam ketika diturunkan di muka bumi. Riwayat Ibnu Abbas mengatakan, ketika Nabi Adam diturunkan, seluruh tubuhnya terbakar oleh matahari sehingga menjadi hitam.

Kemudian Allah memberikan wahyu kepadanya untuk berpuasa selama tiga hari (tanggal 13, 14, 15). Ketika berpuasa pada hari pertama, sepertiga badannya menjadi putih. Puasa hari kedua, sepertiganya lagi menjadi putih. Puasa hari ketiga, sepertiga sisanya menjadi putih.

Umat Islam biasa melaksanakan puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 13, 14, dan15 atau setiap tengah bulan, kecuali pada saat bulan Ramadhan.

Untuk Bulan September 2019, puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan pada 13, 14, 15 Muharram 1441 H atau yang dilaksankan pada 12,13, 14 September 2019.

Dalam buku Al Fiqhu Al Manhaji ‘ala Madzhabil Imam Asy Syafi’i karya Musthofa Al Bugho, dilansir dari muslim.or.id, terdapat hadis sahih dari jalur riwayat Ibnu ‘Abbas, “Rasulullah saw. biasa berpuasa pada ayyamul biidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar.” (H.R. An Nasai no. 2347)

Puasa Ayyamul Bidh tidak boleh dilakukan pada 13 Zulhijah, karena hari tersebut termasuk bagian hari tasyrik. Seandainya seseorang berkeinginan untuk melaksanakan puasa tiga hari dalam pertengahan bulan pada Zulhijah, bisa menggantikan hari tersebut dengan hari lainnya.

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Diriwayatkan bahwa puasa Ayyamul Bidh memiliki keutamaan berupa pahala yang sama seperti orang yang melakukan puasa sepanjang tahun. “Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (H.R. Bukhari no. 1979)

Hal ini juga didukung dengan riwayat lain yang menyebutkan bahwa "Berpuasa tiga hari setiap bulan sama dengan berpuasa sepanjang tahun dan hari-hari putih itu adalah tanggal 13, 14 dan 15.” (H.R. an-Nasai)

Dalam riwayat Abu Hurairah, disebutkan, “Kekasihku (Rasulullah) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati yakni berpuasa tiga hari setiap bulannya, mengerjakan salat duha, mengerjakan salat witir sebelum tidur.” (H.R. Bukhari)

Niat puasa Ayyamul Bidh adalah sebagai berikut, “Nawaitu shauma ayyamil biidhi sunnatan lillahi ta’ala” yang berarti “Saya niat puasa ayyamul bidh sunah karena Allah Ta’ala.”

Baca juga artikel terkait PUASA AYYAMUL BIDH atau tulisan lainnya dari Rachma Dania

tirto.id - Sosial budaya
Kontributor: Rachma Dania
Penulis: Rachma Dania
Editor: Fitra Firdaus