Info Gunung Merapi Hari Ini 10 Juni 2021: 20 Kali Gempa Guguran

Oleh: Alexander Haryanto - 10 Juni 2021
Dibaca Normal 1 menit
Gunung Merapi hari ini mengalami 20 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-28 mm dan lama gempa 7-88 detik.
tirto.id - Kondisi Gunung Merapi hari ini, Kamis, 10 Juni 2021 berdasarkan periode pengamatan pukul 06.00-12.00 WIB, mengalami 20 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-28 mm dan lama gempa 7-88 detik.

Berdasarkan pengamatan visual, gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50 meter dari puncak. Cuaca berawan, angin lemah ke arah timur.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Aktivitas Gunung Merapi

Gunung Api Merapi terletak di Kab/Kota Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan posisi geografis di Latitude -7.542°LU, Longitude 110.442°BT dan memiliki ketinggian 2968 mdpl.

Pengamatan Visual

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50 meter dari puncak. Cuaca berawan, angin lemah ke arah timur.

Klimatologi

Cuaca berawan, angin lemah ke arah timur. Suhu udara sekitar 21-29°C. Kelembaban 59-91%. Tekanan udara 568-708 mmHg.

Pengamatan Kegempaan

  • 20 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-28 mm dan lama gempa 7-88 detik.
  • 2 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 3-7 mm, dan lama gempa 13-17 detik.
  • 4 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 3-6 mm, S-P 0.4-0.5 detik dan lama gempa 5-7 detik.

Rekomendasi

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight