Menuju konten utama

Indonesia & Australia Siap Maju Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

PSSI dan FA Australia siap mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034.

Indonesia & Australia Siap Maju Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034
Ilustrasi. Pesepak bola timnas Indonesia Alberto Goncalves (tengah) bersama Andik Vermansah (kiri) dan Irfan Bachdim (kanan) melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Vanuatu pada pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/6/2019). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.

tirto.id - Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) bakal berdampingan dengan Australia untuk mencalonkan diri sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia 2034. Hal ini dilakukan setelah Thailand mengundurkan diri dengan alasan belum siap.

Awalnya, dalam Rapat Dewan AFF ke-12 yang digelar pada September 2017, terdapat kesepakatan antara PSSI dan FAT (FA Thailand) untuk maju sebagai calon tuan rumah Piala Dunia 2034. Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) menyokong hal ini, karena kedua federasi mendapatkan dukungan pemerintah negara masing-masing.

Namun, di tengah jalan Thailand menyatakan tidak siap. Oleh karenanya, Indonesia kemudian memilih Australia, yang juga anggota AFF.

Baik Indonesia maupun Australia sama-sama pernah lolos ke Piala Dunia. Indonesia tampil di Piala Dunia 1938 meski saat itu dengan nama Hindia-Belanda. Sementara itu, Australia sudah lima kali masuk putaran final Piala Dunia, sejak 1974.

"PSSI (kemudian) berdiskusi dengan AFF, dan kami memutuskan untuk menggandeng Australia untuk bidding Piala Dunia 2034," kata Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria usai acara dengan Clear di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (26/6/2019) dikutip Antara.

Ratu Tisha menilai perpaduan Indonesia dan Australia merupakan kombinasi yang kuat. Pasalnya, Australia sudah berpengalaman sebagai tuan rumah berbagai turnamen kelas dunia. Salah satunya adalah Piala Asia 2015 lalu. Sementara itu, Indonesia memiliki infrastruktur yang bisa diandalkan.

"Dan PSSI melihat kombinasi antara PSSI dengan Australia ini kuat, Australia pengalaman menggelar berbagai ajang internasional dan Indonesia tidak kalah infrastrukturnya," tambah Tisha dikutip dari Goal.

Namun, kombinasi Indonesia dan Australia ini bukanlah kombinasi final. Tisha menyebut, masih ada kemungkinan negara Asia Tenggara lain masuk dalam pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2034.

"Kita lihat seperti apa negara lain bisa bekerja sama dengan kami dan apakah FIFA mengizinkan lebih dari tiga negara [menjadi tuan rumah Piala Dunia]? Karena sampai saat ini pengajuan ada di maksimal tiga negara tuan rumah bersama," papar sang sekjen PSSI.

Pada 23 Juni 2019 lalu, dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-34 di Bangkok, Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-ocha menyatakan, ada kemungkinan 10 negara di Asia Tenggara maju bersama-sama sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034.

"Para pimpinan (negara ASEAN) mendukung keinginan bersama untuk menggelar Piala Dunia 2034, jika memungkinkan," katanya.

Sejauh ini, Asia baru sekali menjadi tuan rumah Piala Dunia, yaitu ketika Korea Selatan dan Jepang diberi tugas menyelenggarakan turnamen empat tahunan ini pada 2002. Berikutnya, Qatar terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Ratu Tisha menyebutkan, untuk bisa mewujudkan mimpi jadi tuan rumah Piala Dunia, PSSI mesti punya pengalaman menggelar turnamen level FIFA. Oleh karenanya, badan sepak bola nasional itu siap membidik tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021.

"Kita akan coba bidding Piala Dunia U-20 pada 2021, prosesnya sedang dilakukan," tuturnya.

PSSI sudah secara resmi mengirim pernyataan tertarik menjadi tuan rumah turnamen tersebut pada 21 Mei 2019 lalu. Modal yang dimiliki mereka adalah pengalaman event internasional yang sudah digelar di Indonesia, dan antusiasme masyarakat terhadap olahraga.

“Dengan pengalaman penyelenggaraan event internasional Asian Games, Piala Asia dan Piala AFF, ditambah dengan animo masyarakat yang mendukung dan turut menyukseskan ajang tersebut, PSSI memiliki keyakinan Indonesia bisa melangkah ke level selanjutnya,” kata Tisha dikutip situs web resmi PSSI pada 27 Mei 2019.

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2034 atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus

tirto.id - Olahraga
Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Fitra Firdaus