Menuju konten utama

Tim Anies-Sandiaga Klaim Menang dari Hasil Exit Poll

Namun, berbeda dengan konferensi pers exit poll saat putaran pertama lalu, Mardani tidak merinci hasil tersebut. Sebaliknya, ia hanya menyatakan tetap akan menunggu hasil resmi dari KPU.

Tim Anies-Sandiaga Klaim Menang dari Hasil Exit Poll
Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan (tengah) didampingi istri Fery Farhati Ganis (kiri) dan anak Mutiara Annisa Baswedan (kanan) menunjukkan kertas suara saat memberikan hak pilih di TPS 28 Cilandak Barat, Jakarta, Rabu (19/4). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

tirto.id - Dalam konferensi pers di DPP PKS, di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017), Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandiaga Mardani Ali Sera mengklaim hasil exit poll dari pihaknya pasangan calon Anies-Sandiaga menang.

"Hasil exit poll kami sendiri, lebih dari 50 persen warga DKI Jakarta memilih Anies-Sandi," kata Mardani.

Namun, berbeda dengan konferensi pers exit poll saat putaran pertama lalu, Mardani tidak merinci hasil tersebut. Sebaliknya, ia hanya menyatakan tetap akan menunggu hasil resmi dari KPU.

Dalam kesempatan itu, Mardani juga mengimbau kepada seluruh timnnya agar tidak lengah dan tetap fokus menjaga TPS. "Saya imbau kepada seluruh tim untuk tetap jaga TPS agar kemenangan kita terjaga," katanya.

Presiden PKS Shohibul Iman yang juga ikut dalam konferensi pers tersebut, pun mengimbau hal yang sama kepada seluruh tim pemenangan dan relawan.

"Kami minta kepada seluruh timses dan relawan untuk tidak terprovokasi dengan suasana yang tidak kondusif," kata Shohibul di DPP PKS.

Ia juga menyampaikan apresiasi yang besar kepada warga DKI Jakarta yang telah menyampaikan hak konstitusionalnya dalam Pilkada putaran kedua kali ini. Menurutnya, itu membuktikan bila warga DKI Jakarta telah cerdas dalam berdemokrasi.

Kendati begitu, Shohibul tetap bersyukur dengan hasil exit poll dari timnya tersebut. "Buat kami ini kabar yg membahagiakan. Kalau nanti ini terealisasi sampai real count, maka maju kotanya dan bahagia warganya akan terealisasi," katanya.

Sementara itu, Anies Baswedan menyatakan bahwa proses demokrasi dalam Pilkada DKI Jakarta bukan hanya untuk tim Anies-Sandiaga semata melainkan juga di dalamnya terdapat Ahok-Djarot.

"Dalam pemilihan umum, lawan adalah kawan berdemokrasi," kata Anies di DPP PKS.

Dirinya pun menyatakan akan menunggu semua proses hingga tuntas untuk dapat benar-benar mendapatkan hasil yang sesungguhnya. "Kami tidak ingin mendahului takdir," katanya.

Pasangannya Sandiaga Uno, dalam kesempatan yang sama menyatakan akan merangkul semua pihak setelah Pilkada DKI. "Rekonsiliasi dimulai dari jam ini," kata Sandiaga di DPP PKS (19/4).

Hal itu, katanya, untuk memberitahukan pada dunia bila Jakarta telah berhasil menjalankan demokrasi. "Kami akan membuktikan pada dunia bahwa Jakarta bisa berdemokrasi secara sehat," katanya.

Baca juga artikel terkait QUICK COUNT PILKADA DKI JAKARTA 2017 atau tulisan lainnya dari M. Ahsan Ridhoi

tirto.id - Politik
Reporter: M. Ahsan Ridhoi
Penulis: M. Ahsan Ridhoi
Editor: Yuliana Ratnasari