tirto.id - Sebagai respons atas video yang beredar bahwa AQUVIVA tidak layak dikonsumsi, pihak produsen mengirimkan sampel AQUVIVA ke Unit Laboratorium Terpadu Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk dianalisis secara objektif dan independen. Hasilnya, kandungan AQUVIVA ada dalam batas aman dan layak dikonsumsi.
“Video yang dimaksud merupakan unggahan salah satu konsumen kami pada tanggal 13 Mei 2025. Kami telah menindaklanjuti langsung dengan pemilik asli video tersebut untuk melakukan pengecekan lebih lanjut bersama tim kami. Berdasarkan hasil klarifikasi dan komunikasi yang berlangsung secara baik, permasalahan tersebut telah diselesaikan pada tanggal 14 Mei 2025. Sebagai bentuk penyelesaian, video tersebut telah dihapus oleh pemilik video,” ungkap Sheila H. Kansil, Head of Corporate Communication & CSR WINGS Group Indonesia, dalam keterangan yang diterima Tirto.id, Jumat (13/6).
Meski pemilik video sudah menghapus unggahannya, video yang sama kadung beredar, disebarluaskan oleh akun media sosial publik. WINGS Food menindaklanjuti dengan melakukan investigasi internal, termasuk uji laboratorium terhadap sampel produk, sebagai bagian dari komitmen menjaga mutu AQUVIVA.
“Kami ingin menegaskan bahwa informasi dalam video tersebut tidak benar dan hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa seluruh parameter kualitas memenuhi standar keamanan pangan yang ditetapkan oleh SNI dan BPOM RI,” sambung Sheila.
Sheila menekankan, mengacu pada investigasi yang telah dilakukan, pihaknya menduga adanya intervensi eksternal yang memungkinkan terjadinya rekayasa terhadap produk AQUVIVA.
Sheila menambahkan, AQUVIVA diproduksi dengan standar mutu dan keamanan pangan tertinggi. AQUVIVA mengantongi izin edar dan sertifikasi resmi dari lembaga berwenang, yaitu Surat Izin Edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI), Sertifikasi CPPOB (Cara Pembuatan Pangan Olahan yang Baik) BPOM RI, Sertifikasi Halal Assurance System, dan Sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).
“Hal ini merupakan bukti nyata dedikasi kami dalam menjaga kualitas produk dari hulu ke hilir,” tegas Sheila.
Terakhir, Sheila mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak langsung mempercayai informasi yang tidak terverifikasi. Semua informasi resmi dan akurat mengenai AQUVIVA dan produk WINGS lainnya dapat diakses melalui media sosial resmi Instagram @aquviva_id atau @wings_indonesia.
“Kami menghargai perhatian publik terhadap AQUVIVA. Karena itu, WINGS Food berkomitmen menjaga kualitas produk secara menyeluruh, serta memastikan kepuasan dan keamanan konsumen. Kami juga selalu terbuka terhadap masukan dan laporan untuk perbaikan berkelanjutan,” pungkas Sheila.
AQUVIVA adalah produk anyar WINGS Food, diluncurkan pertama kali ke pasaran pada Februari 2025.
Sebagai respons atas video yang beredar bahwa AQUVIVA tidak layak dikonsumsi, WINGS Food mengirimkan sampel AQUVIVA ke Unit Laboratorium Terpadu Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk dilakukan observasi secara objektif dan independen. Hasilnya, kandungan AQUVIVA ada dalam batas aman dan layak dikonsumsi.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id
































