Menuju konten utama

Hasil Persebaya vs PSM di Liga 1: Bajul Ijo Ganjal Sang Pemuncak

Pertandingan GoJek Liga 1 antara Persebaya vs PSM Makassar berakhir dengan skor 3-0.

Hasil Persebaya vs PSM di Liga 1: Bajul Ijo Ganjal Sang Pemuncak
Pesepak bola Persebaya Surabaya David Aparecido Da Silva (kedua kanan) dan Irfan Jaya (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Mitra Kukar dalam lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (22/9). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat.

tirto.id - Babak Pertama Persebaya vs PSM Makassar dalam laga pekan 30 GoJek Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (10/11/2018) petang berakhir dengan skor 3-0. Gol-gol kemenangan Bajul Ijo ke gawang sang pemuncak klasemen dicetak Ferinando Pahabol, David Da Silva, serta Fandry Imbiri.

Hasil ini membuat langkah PSM Makassar untuk kian mendominasi klasemen terganjal. Meski masih di puncak dengan torehan 53 poin, Juku Eja hanya unggul empat angka atas Persija dan Persib.

Sementara bagi Persebaya, hasil ini mengangkat mereka ke peringkat sembilan. Bajul Ijo mengemas 41 poin dan hanya kalah head to head dari Persipura Jayapura di urutan delapan.

Persebaya tampil dengan formasi 4-3-3 andalannya. Osvaldo Haay jadi ujung tombak, diapit dua pemain sayap agresif: Ferinando Pahabol serta Oktafianus Fernando. Lini tengah masih dikomando Misbakus Solikin, sementara sektor pertahanan dihuni nama-nama macam Otavio Dutra hingga Fandry Imbiri.

Sementara itu PSM Makassar yang tak bisa diperkuat Marc Anthony Klok bermain dengan formasi kejutan 4-3-2-1. Wiljan Pluim ditempatkan sebagai false nine, ditopang Guy Junior dan Muhammad Rahmat pada kedua sisi sayap. Muhammad Arfan mendapat peran sebagai gelandang jangkar, sementara gawang Rivky Mokodompit ditutup duet bek Wasyiat Hasbullah dengan Abdul Rahman.

Persebaya Unggul di Babak Pertama

Pertandingan belum genap dua menit saat Persebaya membahayakan gawang tim tamu dari situasi set piece. Ruben Sanadi melepaskan umpan melengkung ke tiang jauh yang bahkan mengecoh kiper Rivky Mokodompit. Sayang, tak ada pemain yang menyambut operan tersebut.

Tujuh menit berselang tekanan Bajul Ijo kembali mengancam. Aksi Oktafianus Fernando yang diakhiri dengan umpan, dituntaskan Pahabol lewat sepakan keras. Namun sepakan eks pemain Persipura itu dapat diblok.

Dominasi Persebaya terus berlanjut. Bahkan hingga menit 31 ketika Fandry Imbiri melepaskan tembakan keras yang masih melambung terlalu tinggi. Berikutnya, pada menit 34 Ruben Sanadi yang gagal. Setelah melewati dua pemain lawan, tendangannya ke gawang Rivky kelewat lemah dan mudah saja dihentikan sang kiper.

Bajul Ijo baru dapat memecah kebuntuan pada menit 40. Berawal dari blunder sundulan pemain belakang PSM, bola jatuh kepada Ferinando Pahabol yang berdiri bebas di kotak penalti. Mendapat bola cuma-cuma, Pahabol sukses menghukum pertahanan PSM dengan baik. Sontekannya meluncur deras ke gawang, dan memaksa Rivky Mokodompit gagal cleansheet.

Gol Pahabol jadi satu-satunya yang tercipta sepanjang babak pertama. Skor tetap 1-0 hingga babak pertama usai.

Perbesar Keunggulan

Di awal babak kedua, pelatih Robert Alberts melakukan rotasi untuk menambah daya gedor PSM. Bek Wasyiat Hasbullah ditarik dan digantikan penyerang Ferdinand Sinaga.

Pergantian ini tak mengubah formasi lantaran posisi bek Wasyiat kini ditempati Steven Paulle yang sebelumnya jadi gelandang. Transformasi ini seolah mengubah skema permainan PSM jadi 4-4-2, dengan Guy Junior dan Ferdinand Sinaga jadi dua striker utama.

Pada menit 51 PSM hampir mendulang hasil. Umpan lambung dari lini tengah ke kotak penalti lawan disambar Ferdinand dengan sepakan kaki kiri. Sayang bola masih dapat diblok, sehingga belum berujung gol.

Enam menit kemudian PSM sebenarnya bisa menggetarkan gawang Persebaya. Memaksimalkan miskomunikasi lini belakang Bajul Ijo dalam menghalau umpan, Rahmat menyambar bola dengan sepakan keras ke sisi kiri gawang. Sayang, gol ini dianulir lantaran wasit menilai sang winger sudah berada pada posisi offside.

Persebaya tak mau kalah agresif. Pada menit 58 Oktafianus Fernando menyambut sebuah umpan dengan sepakan keras dan akurat yang bahkan sudah mengecoh Rivky Mokodompit. Namun, gol urung tercipta lantaran sebelum bola melewati garis gawang, Zulkifli Syukur dapat melakukan intersep dengan baik.

Laga memasuki menit 62 saat David Da Silva yang baru pulih dari cedera akhirnya diberi kesempatan bermain oleh pelatih Djadjang Nurjaman. David masuk menggantikan pencetak gol Ferinando Pahabol untuk menajamkan agresivitas lini depan Persebaya.

Da Silva membayar kesempatan yang ia dapat dengan baik. Usai menerima umpan lambung dari lini tengah, ia menusuk seorang diri ke kotak penalti dan melepaskan sepakan dengan kaki kiri bagian luar. Bola meluncur kencang ke sisi kiri gawang dan tak kuasa dibendung Rivky. Skor 2-0.

Tiga menit jelang laga usai, Persebaya bahkan hampir unggul lebih jauh. Memaksimalkan bola muntah, Osvaldo Haay melepaskan sepakan jarak dekat. Sayang, hasilnya melayang kelewat tinggi.

Kegagalan tersebut terbayar pada menit 90. Fandry Imbiri memantapkan kemenangan tuan rumah lewat sebuah sundulan akurat, memaksimalkan umpan tendangan bebas Ruben Sanadi. Skor menjadi 3-0 dan bertahan hingga laga usai.

Susunan Pemain

Persebaya Surabaya: Miswar Saputra; Fandry Imbiri, Syaifuddin, Otavio Dutra Ruben Sanadi; Misbakus Solikin, Fandi Eko Utomo, Rendi Irwan; Oktafianus Fernando, Osvaldo Haay, Ferinando Pahabol.

Cadangan: Dimas Galih, Andri Muliardi, OK John, Rachmat Irianto, Abu Rizal, Da Silva, Ricky Kayame.

PSM Makassar: Rivky Mokodompit; Fauzan Jamal, Wasyiat Hasbullah, Abdul Rahman, Zulkifli Syukur; Steven Paulle Muhammad Arfan, Rasyid Bakri; Willem Jan Pluim, Muhammad Rahmat; Guy Junior.

Cadangan: Syaiful Fadil, Hendra Wijaya, Hasim Kipuw, Saldy, Ardan, Agi Pratama, Ferdinand Sinaga.

Baca juga artikel terkait LIGA 1 2018 atau tulisan lainnya dari Herdanang Ahmad Fauzan

tirto.id - Olahraga
Penulis: Herdanang Ahmad Fauzan
Editor: Herdanang Ahmad Fauzan