Hasil Lengkap Badminton Asia Team Championships 2018

Oleh: Ibnu Azis - 12 Februari 2018
Dibaca Normal 3 menit
Tim beregu putri meraih medali perunggu setelah kalah di semifinal sementara tim putra juara.
tirto.id - Kejuaraan Badminton Asia Team Championships 2018 di Stadium Sultan Abdul Halim, Alor Setar, Kedah, Malaysia telah usai Minggu (11/2/2018). Indonesia keluar sebagai juara di tim putra dan tim putri meraih medali perunggu. Berikut hasil lengkap turnamen Kualifikasi Piala Thomas Uber 2018 yang berlangsung pada 6-11 Februari.

Hasil Tim Putri Indonesia di Badminton Asia Team Championships 2018


Tim beregu putri Indonesia tergabung di Grup Z bersama Cina dan Singapura. Laga perdana di grup ini dibuka dengan pertandingan Indonesia melawan Singapura, Selasa (6/2) lalu dengan skor akhir 5-0 untuk kemenangan Indonesia.

Indonesia memastikan kemenangan saat unggul 3-0 usai tunggal putri Fitriani, ganda putri Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani, dan Hanna Ramadini berhasil mengalahkan lawan-lawannya di tiga partai awal.

Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris menyumbang angka ketiga dengan menang straight game atas Ong Ren-Ne/Wong Jia Ying Crystal dengan skor 21-12, 21-19 di partai keempat. Pada laga penutup, Gregoria Mariska menumbangkan Nur Insyirah Khan dua set langsung 21-12, 21-16. Indonesia menang 5-0 atas Singapura.

Laga kedua tim putri Indonesia melawan Cina berlangsung pada Kamis (8/2) lalu. Fitriani berhadapan dengan Chen Yufei di partai pertama dan unggul lewat tiga set, 21-16, 12-21, 15-21. Greysia Polii/Apriyani Rahayu turun di partai kedua melawan Du Yue/Li Yinhui dan mampu mengakhiri laga dengan skor 18-21, 12-21. Indonesia unggul 2-0 atas Cina.

Indonesia berharap besar pada laga di partai ketiga. Sayangnya tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung yang bermain melawan He Bingjiao harus kalah dengan skor akhir 23-21, 21-10. Cina mengejar ketertinggalan angka menjadi 2-1.

Pada laga keempat, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta menjadi tumpuan Indonesia di ganda putri yang turun melawan Cao Tong Wei/Yu Zheng. Laga ini berlangsung ketat dan sangat alot yang harus berakhir dalam waktu 1 jam 10 detik. Pasangan Indonesia menutup laga lewat rubber set, 14-21, 21-19, 21-23. Indonesia memperbesar keunggulan atas Cina 3-1 sekaligus keluar sebagai juara Grup Z.

Perempat Final

Laga perempat final Kualifikasi Piala Uber 2018 mempertemukan tim putri Indonesia melawan India pada Jumat (9/2) lalu. Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani menjadi penentu kemenangan tim putri Indonesia saat turun di partai keempat usai mengalahkan Sanyogita Ghorpade/Pusarla V Sindhu, dua set 21-9, 21-18.

Fitriani turun di partai pertama harus mengakui keunggulan tunggal putri India, Pusarla V Sindhu, kalah dua set, 13-21, 22-24. Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Ashwini Ponnappa/Sikki N Reddy saling berhadapan di partai kedua dan berakhir dua gim, 21-5, 21-16, untuk pasangan Indonesia.

Pada partai ketiga, Hanna Ramadini yang dimainkan di tunggal putri sukses mengandaskan Sri Krishna Priya Kudaravall, dua set, 21-8, 21-15. Anggia/Ni Ketut di partai keempat berhasil menutup kemenangan di laga ini sehingga memastikan Indonesia melaju ke semifinal. Indonesia unggul 3-1 atas India.

Semifinal

Indonesia bertemu Jepang di laga semifinal yang berlangsung Sabtu (10/2) lalu. Sayangnya tim beregu putri Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor akhir 3-0. Ini adalah kekalahan pertama Fitriani dkk selama ajang Badminton Asia Team Championships 2018 berlangsung.

Kekalahan tim beregu putri Indonesia dipastikan pada laga partai ketiga usai Gregoria Mariska harus mengakui keunggulan Nozomi Okuharan, dua set, 21-5, 19-21, 21-15. Meskipun gagal ke babak final, tim putri Indonesia tidak pulang dengan tanpa hampa sebab mereka mendapat medali perunggu.

Hasil Tim Putra Indonesia di Badminton Asia Team Championships 2018


Tim beregu putra Indonesia di Badminton Asia Team Championships 2018 berada di Grup D bersama India, Filipina, dan Maladewa. Laga perdana tim putra Indonesia menghadapi Maladewa pada Selasa (6/2) lalu dan sukses memastikan kemenangan saat unggul 3-0 di partai keempat.

Jonathan Christie berhasil menekuk Hussein Zayan Shaheed straight game 21-3, 21-5 di partai pertama. Juara Indonesia Masters 2018 Anthony Sinisuka Ginting berhasil mengalahkan Ahmed Nibal dua set 21-10, 21-3 di partai kedua.

Tunggal putra Ihsan Maulana Mustofa, di partai ketiga mengandaskan Hassan Afsheem Shaheem dua set 21-7, 21-4. Angga Pratama/Hendra Setiawan menyumbang angka setelah menekuk Mohamed Arsalaan Ali/Ahmed Nibal 21-8, 21-6 di partai keempat. Laga penutup, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menumbangkan Hussein Zayan Shaheed/Hassan Afsheem Shaheem, 21-10, 21-10. Indonesia menang telak 5-0 atas Malasdewa.

Laga kedua tim putra di Grup Z mempertemukan Indonesia melawan Filipina pada Rabu (7/2) lalu. Indonesia memastikan kemenangan setelah unggul 3-0 di tiga partai awal. Tim putra Indonesia belum menemukan lawan seimbang di dua laga awal penyisihan Grup D.

Jonatan Christie sukses menumbangkan Ros Leonard Pedrosa, 21-15, 21-13 di partai pertama. Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro di partai kedua berhasil mengalahkan Carlos Antonie Cayanan/Philip Joper Escueta, 21-16, 21-11.

Di partai ketiga, Anthony Sinisuka Ginting menekuk Arthur Samuel Salvado, 21-14, 21-9. Angga Pratama/Hendra Setiawan di partai keempat mengandaskan Peter Gabreil Magnaye/Alvin Morada, 21-17, 21-16. Di partai terakhir, Ihsan Maulana Mustofa menang dua set, 21-8, 21-12 atas tunggal putra Filipina Lanz Ralf Zahra. Indonesia melibas filipina 5-0.

Laga puncak Grup D mempertemukan Indonesia melawan India pada Jumat (8/2) lalu. Pertandingan ini berlangsung ketat dan harus diselesaikan hingga partai kelima. Indonesia unggul 3-2 atas India.

Indonesia sempat unggul 1-0 di partai pertama namun mampu dibalik 2-1 usai Ahsan/Kevin dan Ginting kalah di partai kedua dan ketiga. Tidak menyerah, di partai keempat dan kelima, Angga/Rian dan Ihsan Maulana berhasil mengandaskan lawan-lawannya. Indonesia melaju ke semifinal.

Perempat Final

Laga delapan besar digelar Jumat (9/2) lalu yang mempertemukan Indonesia melawan Jepang. Kemenangan tim putra ditentukan oleh Anthony Sinisuka Ginting yang sukses menekuk Kazumasa Sakai, rubber set 21-23, 21-14, 21-17, di partai ketiga.

Jonatan Christie turun di partai pertama dan sukses mengandaskan Kenta Nishimoto tiga set, 21-11, 20-22, 21-13. Sementara Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhadapan dengan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dan berhasil menutup permainan lewat dua set 21-17, 21-15 di partai kedua. Indonesia lolos ke final usai menekuk Jepang 3-0.

Semifinal

Laga empat besar mempertemukan Indonesia melawan Korea Selatan pada Sabtu (10/2) lalu. Indonesia sempat unggul dua angka usai di dua laga awal Jonatan Christie dan Mohammad Ahsan/Angga Pratama sukses menumbangkan lawan-lawannya di partai pertama dan kedua.

Korea Selatan mampu menyamakan kedudukan 2-2 usai laga partai ketiga dan keempat. Jeon Hyeok Jin menekuk Ihsan Maulana Mustofa dua set 21-17, 21-16 dan Choi Solgyu/Kim Dukyoung mengandaskan Rian Agung Saputro/Hendra Setiawan lewat rubber set 11-21, 21-18, 21-19.

Pada partai pamungkas, tunggal putra firman Abdul Kholik sukses mengandaskan Lee Dong Keun lewat pertandingan alot yang harus dilakoni selama satu jam 24 menit. Skor akhir 20-22, 21-11, 20-22 untuk kemenangan Firman sekaligus memastikan Indonesia lolos ke final.

Final

Partai puncak Badminton Asia Team Championships 2018 tim beregu putra Indonesia ditantang Cina pada Minggu (11/2). Laga ini dimenangkan Indonesia usai Hendra Setiawan/Rian Agung Saputro yang turun di partai keempat mengalahkan Han Chengkai/Zhou Haodong, 21-14, 21-19.

Jonatan Christie membuka jalan kemenangan di partai pertama usai mampu menjungkalkan tunggal putra Cina, Shi Yuqi rubber set, 16-21, 21-17, 21-18. Mohammad Ahsan/Angga Pratama yang turun di partai kedua sukses menghentikan langkah He Jiting/Tan Qiang, dua set 21-19, 21-18. Indonesia unggul 2-0 atas Cina.

Anthony Sinisuka Ginting menjadi tumpuan Indonesia untuk menutup kemenangan di partai ketiga. Sayangnya dia harus mengakui keunggulan Qiao Bin dalam permainan tiga set, 12-21, 21-11, 14-21. Cina mengejar ketertinggalan 2-1 sebelum Hendra/Rian menjadi penentu kemenangan tim usai meraih kemenangan di partai keempat.

Hasil Kualifikasi Piala Thomas Uber 2018 secara keseluruhan, tim beregu Indonesia mampu meraih juara di sektor putra sekaligus mempertahankan gelar yang direngkuh dua tahun lalu di Hyderabad, India. Sementara untuk tim putri mendapat medali perunggu setelah di semifinal takluk 3-0 atas Jepang. Tim beregu putri Jepang keluar sebagai juara setelah mengalahkan Cina di partai final dengan skor 3-0.


Baca juga artikel terkait BADMINTON ASIA TEAM CHAMPIONSHIPS atau tulisan menarik lainnya Ibnu Azis
(tirto.id - Olahraga)

Reporter: Ibnu Azis
Penulis: Ibnu Azis
Editor: Ibnu Azis