Menuju konten utama

Hasil Korea Open 2018, Praveen/Melati Melaju ke 16 Besar

Praveen/Melati lolos ke babak dua Korea Open 2018 setelah mengalahkan ganda campuran Cina.

Hasil Korea Open 2018, Praveen/Melati Melaju ke 16 Besar
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti membuat kejutan di babak pertama India Open 2018. Praveen/Melati yang tak diunggulkan, mampu mengalahkan peraih medali perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016, FOTO/badmintonindonesia.org

tirto.id - Pasangan Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti meraih hasil positif di Korea Open 2018, Selasa (25/9/2018). Ganda campuran Indonesia ini melaju ke babak dua setelah mengalahkan duet Cina, Ou Xuanyi dan Tang Jinhua.

Berlaga di SK Handball Stadium, Seoul, Praveen/Melati menyudahi laga dalam 27 menit dan tak memberikan kesempatan ganda Cina untuk mengamankan satu gim pun, yang berakhir straight set, 21-10, 23-21.

Di gim pertama, Praveen/Melati unggul 11-6 saat jeda interval. Saat kedudukan menunjukkan angka 12-10, ganda campuran peringkat 16 dunia ini menambah sembilan poin beruntun sebelum dikunci 21-10.

Di set kedua, ganda Cina memberikan perlawanan sengit. Terjadi kejar mengejar angka dan selisih poin sangat ketat. Ou/Tang bahkan unggul 9-11 sebelum jeda interval.

Namun, Praveen/Melati tak menyerah. Mereka berhasil menyamakan angka 13-13 sebelum unggul 16-12. Ou/Tang sempat menyamakan angka 19-19 dan 21-21, namun kerja keras mereka gagal setelah set ini ditutup 23-21.

Di babak dua, Praveen/Melati berpotensi berhadapan dengan rekannya, duet Hafiz Faizal dan Gloria Emanuelle Widjaja yang diunggulkan di tempat keempat.

Duel sebangsa ini terjadi asalkan Hafiz/Gloria melewati hadangan ganda campuran Taiwan, Lee Fang-Chih/Chang Chin Hui yang melaju dari babak kualifikasi. Laga mereka berlangsung pada Rabu (26/9) besok.

Adapun Korea Open 2018 yang digelar pada 25-30 September 2018 menyandang level Super 500 yang berhadiah total 600 ribu dolar Amerika Serikat.

Sebelumnya, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu pada Minggu (23/9) memutuskan mundur dari Korea Open 2018 lantaran Apriyani mengalami luka sobek pada kulit telapak kaki.

"Kalau dipaksakan akan lebih parah jadinya, kemudian saya anjurkan lebih baik mundur saja dari Korea Open," kata Kepala Pelatih Ganda Putri PBSI Eng Hian pada 23 September 2018.

Baca juga artikel terkait KOREA OPEN 2018 atau tulisan lainnya dari Ibnu Azis

tirto.id - Olahraga
Penulis: Ibnu Azis
Editor: Ibnu Azis