Gunung Merapi Terkini 19 November: Asap 75 Meter & 2 Suara Guguran

Oleh: Nur Hidayah Perwitasari - 19 November 2020
Dibaca Normal 2 menit
Selain teramati asap kawah, suara guguran juga terdengar sebanyak dua kali dengan intensitas lemah sampai sedang dari PGM Babadan.
tirto.id - Asap kawah kembali teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 75 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi pada periode pengamatan Kamis (19/11/2020) pukul 00:00-06:00 WIB.

Selain teramati asap kawah, suara guguran juga terdengar sebanyak dua kali dengan intensitas lemah sampai sedang dari PGM Babadan.

Sebelumnya, pada Rabu, 18 November 2020 dari pukul 12:00 sampai pukul 18:00 WIB menunjukkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah.

Selain itu, terdengar suara gemuruh guguran 1 kali dari Babadan. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pun menyampaikan, sampai hari ini, status Gunung Merapi pun masih Siaga Level 3.

BPPTKG juga menginformasikan bahwa terdengar tiga kali suara guguran dengan intensitas sedang hingga cukup keras pukul 04:45 WIB dari Babadan, Jrakah, Kaliurang, Rabu (18/11/2020).

Pada periode pengamatan yang sama terlihat juga teramati asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 20 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi.

Aktivitas Gunung Merapi Terkini


Periode pengamatan
Kamis (19/11/2020) pukul 00:00-06:00 WIB

Lokasi Gunung Merapi
Gunung Merapi (2968 mdpl),

Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

Meteorologi
Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat daya dan barat. Suhu udara 15.5-25 °C, kelembaban udara 64-74 %, dan tekanan udara 627-687.7 mmHg.

Visual
● Gunung Merapi terlihat jelas hingga kabut 0-I. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 75 m di atas puncak kawah.
● Terdengar suara guguran 2x lemah sampai sedang dari PGM Babadan.

Kegempaan
■ Guguran
(Jumlah : 12, Amplitudo : 4-63 mm, Durasi : 7.2-117 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 11, Amplitudo : 3-13 mm, Durasi : 9.3-29.6 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 46, Amplitudo : 2-23 mm, S-P : 0.2-0.5 detik, Durasi : 5.8-15.8 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 4, Amplitudo : 38-80 mm, Durasi : 16.8-27.7 detik)

Tingkat aktivitas
Gunung Merapi Level III (Siaga)

Rekomendasi BPPTKG
1. Prakiraan daerah bahaya meliputi:
A. Provinsi DIY
a. Kabupaten Sleman. Kecamatan Cangkringan: Desa Glagaharjo (Dusun Kalitengah Lor); Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem); Desa Umbulharjo (Dusun Palemsari).

B. Provinsi Jawa Tengah
a. Kabupaten Magelang. Kecamatan Dukun: Desa Ngargomulyo (Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, Karanganyar); Desa Krinjing (Dusun Trayem, Pugeran, Trono); Desa Paten (Babadan 1, Babadan 2)
b. Kabupaten Boyolali. Kecamatan Selo: Desa Tlogolele (Dusun Stabelan, Takeran, Belang); Desa Klakah (Dusun Sumber, Bakalan, Bangunsari, Klakah Nduwur); Desa Jrakah (Dusun Jarak, Sepi)
c. Kabupaten Klaten. Kecamatan Kemalang: Desa Tegal Mulyo (Dusun Pajekan, Canguk, Sumur); Desa Sidorejo (Dusun Petung, Kembangan, Deles); Desa Balerante (Dusun Sambungrejo, Ngipiksari, Gondang)

2. Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

3. Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi.

4. Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat.

5. Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

Berikut live streaming pantauan Gunung Merapi pada Kamis pagi melalui salah satu video amatir.

Live streaming dilakukan dari parkiran bus arah Kali Adem Ngrangkah, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman.

Pencantuman link live streaming ini sudah mendapat izin dari pemilik video.


Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI TERKINI atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Agung DH
DarkLight