Menuju konten utama

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemensos Siagakan Tagana & Logistik

Kemensos menyiagakan stok logistik kedaruratan dan personel Tagana unruk mengantisipasi dampak letusan Gunung Anak Krakatau.

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemensos Siagakan Tagana & Logistik
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul). (FOTO/dok.Kemensos)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Erupsi Gunung Anak Krakatau disikapi oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dengan segera meningkatkan kesiapsiagaan, terutama untuk mengantisipasi dampaknya.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), telah meminta jajaran Kemensos berkomunikasi dengan Tagana maupun pemerintah daerah di wilayah yang berpotensi terdampak, seperti Banten, DKI Jakarta, dan sekitarnya.

"Saya minta seluruh jajaran siaga, segera [lakukan] koordinasi dengan pemerintah daerah dan Tagana. Pastikan kebutuhan masyarakat sudah kita antisipasi dan bantuan siap digerakkan kapan pun dibutuhkan," kata Gus Ipul di Jakarta, Minggu (6/9/2026).

Merespons perkembangan terbaru, Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB) Kemensos telah berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Tagana dari Lampung, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat pada Minggu (6/9). Koordinasi tersebut dilakukan guna memastikan kesiapsiagaan personel Tagana dan penanganan dampak persebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

"Prinsipnya jangan menunggu ada pengungsian baru bergerak. Tagana, logistik, dan seluruh unsur pendukung harus sudah siap lebih dulu," ujar Gus Ipul.

Untuk kesiapsiagaan, Kemensos sudah mengisi kembali buffer stock di Gudang Dinas Sosial Banten. Pengisian dilakukan melalui Gudang Induk Bekasi.

Barang logistik yang dikirim meliputi 2.000 paket makanan siap saji, 800 paket makanan anak, 200 lembar kasur, lima tenda serbaguna, 300 tenda gulung, dan berbagai kebutuhan sandang hingga perlengkapan ibadah.

Stok logistik di Gudang Induk Bekasi juga disiagakan untuk mengantisipasi kebutuhan saat kondisi darurat. Per 6 September 2026, gudang tersebut menampung 4.800 paket makanan siap saji, 2.944 paket makanan anak, 1.300 kasur, 45 tenda serbaguna, tujuh tenda induk, 90 tenda keluarga, enam set dapur umum lapangan, dan perlengkapan pendukung lainnya.

Dukungan logistik untuk situasi darurat juga disiagakan di Lampung. Kemensos menyiapkan logistik itu di Gudang Dinas Sosial Provinsi Lampung dan Gudang Regional Palembang.

Gudang Kemensos di Palembang saat ini menyimpan 4.000 paket makanan siap saji, 3.600 paket makanan anak, tujuh unit dapur umum lapangan, 1.300 kasur, 12 tenda serbaguna, 70 tenda keluarga, serta enam tenda induk.

Hingga kini erupsi Gunung Anak Krakatau terus dipantau dampaknya. Berdasarkan laporan Forum Tagana di Banten, Jakarta, Lampung, dan Jawa Barat, belum ada titik pengungsian.

Kebutuhan mendesak yang mulai diantisipasi adalah masker, kacamata pelindung, dan obat tetes mata untuk menghadapi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis