Gibran Tetap Setia pada PDIP Meski Tak Diusung pada Pilwalkot Solo

Oleh: Mohammad Bernie - 10 Februari 2020
Dibaca Normal 1 menit
Gibran masih menunggu hasil uji kepatutan dan kelayakan PDIP untuk seleksi Pilwakot Solo.
tirto.id - Bakal calon walikota Solo Gibran Rakabuming Raka menyatakan akan tetap setia dengan PDI Perjuangan meskipun partai memutuskan tak mengusung dirinya pada Pemilihan Walikota Solo pada tahun ini.

Hal itu diucapkan putra sulung Presiden Joko Widodo itu usai uji kelayakan dan kepatutan untuk seleksi bakal calon walikota Solo di DPP PDIP, Senin (10/2/2020).

"Saya tetap setia dengan PDI-P. Jika tidak mendapat rekomendasi sekalipun," kata Gibran.

Seperti diketahui sejauh ini dukungan untuk pengusaha martabak itu telah membanjir dari berbagai partai selain PDIP. Dukungan banyak datang dari partai-partai koalisi pemerintah seperti PPP, PKB, dan Gerindra.

Di sisi lain partai oposisi pun menyatakan dukungannya terhadap Gibran, antara lain PKS dan Demokrat.

Ketua DPP PKS Abdul Kharis saat dihubungi Tirto mengatakan, PKS mempertimbangkan untuk mendukung Gibran karena ingin pemimpin muda di Solo.

"Ini berkembang terus. Teman-teman Solo ingin calon wali kota yang muda karena yang ada sudah terlalu tua," kata Kharis saat dihubungi, Jumat (17/1/2020).

Kharis mengatakan, kandidat yang ada adalah Achmad Poernomo, Wakil Wali Kota Solo. Kader PKS yang mayoritas muda dan milenial enggan memilih Poernomo. Mereka ingin mencari tokoh muda untuk memimpin Solo. "Yang muda adanya Mas Gibran. Ya udah anak-anak PKS pilih Mas Gibran," kata Kharis.

Ketua DPC Partai Gerindra Surakarta Ardianto Kuswinarno pun menyatakan hal senada, menurutnya selama ini pembangunan di Kota Solo telah terhambat. Karenanya keberadaan Gibran sebagai sosok muda diharapkan mampu melepas kebuntuan.

Meski begitu, partai besutan Prabowo Subianto itu enggan terburu-buru. Ardianto mengaku masih menunggu hasil penyaringan yang dilakukan PDIP.


Baca juga artikel terkait PILWAKOT SOLO 2020 atau tulisan menarik lainnya Mohammad Bernie
(tirto.id - Politik)

Reporter: Mohammad Bernie
Penulis: Mohammad Bernie
Editor: Restu Diantina Putri
DarkLight