Gempa Bali Hari Ini Terasa Kuat di Jembrana, Tak Berpotensi Tsunami

Penulis: Addi M Idhom - 14 Nov 2019 18:45 WIB
Dibaca Normal 1 menit
BMKG menyatakan gempa Bali hari ini tidak berpotensi tsunami. Guncangan gempa itu terasa keras di Jembrana dan Buleleng.
tirto.id - Gempa Bali hari ini terjadi dengan kekuatan Magnitudo 5,1 dan dilaporkan memicu guncangan kuat di sejumlah kawasan. Gempa tersebut terjadi pada sekitar pukul 17.21 WIB, Kamis, 14 November 2019.

Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan gempa Bali hari ini berpusat di laut, pada kedalaman 10 kilometer. Lokasi koordinat pusat gempa ini adalah 8.16 LS dan 114.90 BT.

Menurut data rilisan BMKG, lokasi pusat gempa bumi tersebut terletak pada jarak 21 kilometer arah Barat Daya Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.

Gempa ini dirasakan lumayan kuat di kawasan Buleleng dan sekitarnya. Guncangan akibat gempa Bali hari ini juga dirasakan di Jembrana hingga Banyuwangi (Jawa Timur) dan Lombok Barat (NTB).

BMKG melaporkan guncangan akibat gempa Bali hari ini terasa di sejumlah daerah dengan skala MMI beragam, yakni antara MMI II sampai MMI III-IV.

Daerah-daerah tersebut adalah Buleleng (MMI III-IV), Denpasar (MMI III), Kuta (MMI III), Mataram (MMI III), Jembrana (MMI II) dan Lombok Barat (MMI II).

Selain itu, sesuai dengan data BMKG, guncangan gempa Bali hari ini terasa pula di Mengwi (MMI III), Jimbaran (MMI III), Tabanan (MMI II), Banyuwangi (MMI II) dan Dalung (MMI III).

Akun twitter BMKG menginformasikan bahwa gempa Bali pada hari ini, “tidak berpotensi tsunami.”

Sementara berdasar siaran resmi Kapusdatinmas BNPB, Agus Wibowo, guncangan kuat akibat gempa Bali hari ini dilaporkan terasa di Jembrana dan Buleleng.

Menurut data dalam keterangan resmi Agus, guncangan akibat gempa hari ini dirasakan sebanyak dua kali oleh warga di Buleleng. Getaran itu sempat membuat warga Buleleng panik. BNPB belum menerima laporan kerusakan akibat gempa hari ini di daerah itu.

Sedangkan di Jembrana, menurut keterangan Agus, dilaporkan bahwa guncangan gempa terasa sangat keras. Guncangan kuat selama 5-8 detik itu sempat membuat warga Jembrana berhamburan keluar dari rumah.

Di Tabanan, guncangan gempa dirasakan lemah dan belum ada info terkait kerusakan. Warga di sana, menurut Agus, juga tidak panik. Adapun di Denpasar, tidak ada laporan guncangan gempa dirasakan.


Baca juga artikel terkait GEMPA BUMI atau tulisan menarik lainnya Addi M Idhom
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Addi M Idhom
Editor: Zakki Amali

DarkLight