Film Horor Indonesia Pilihan, Sambut Malam 1 Suro: Ada Suzzanna

Oleh: Sirojul Khafid - 18 Agustus 2020
Dibaca Normal 3 menit
Beberapa film horor Indonesia yang bisa kita tonton untuk menyambut malam 1 Suro.
tirto.id - Satu Suro jatuh pada Kamis. tanggal 20 Agustus 2020. Malam satu suro biasanya kerap dikaitkan bahkan dimitoskan dengan kisah-kisah horor. Tak sedikit pula, kisah yang menjual ketakutan ini diadopsi ke dalam layar lebar.

Dalam salah satu percakapan di film Satu Suro, hari itu merupakan “lebarannya makhluk halus.” Kata ‘Suro’ merupakan sebutan bagi bulan Muharam dalam masyarakat Jawa. Kata tersebut berasal dari kata ‘asyura’ dalam bahasa Arab.

Hal-hal yang dianggap mistis ini menjadi salah satu alasan para sineas untuk menceritakannya kembali dalam film-film mereka. Ada beberapa film horor yang menjadikan malam satu Suro sebagai tema utama atau sebagai pelengkap.

Menjelang malam satu Suro, ada beberapa film horor Indonesia yang bisa kita tonton. Berikut daftarnya:

Malam Satu Suro (1988)

Sutradara: Sisworo Gautama Putra

Penulis naskah: Naryono Prayitno dan Tim Soraya Film.

Pemain: Suzanna dan Fendy Effendy.

Cerita bermula saat dua pemuda kota berburu ke hutan Roban. Mereka bertemu dengan perempuan cantik bernama Suketi (Suzzanna). Suketi sebenarnya wujud hidup dari mahluk halus sundel bolong. Bardo (Fendy Effendy), salah satu pemuda mengawini Suketi pada malam satu Suro dengan berbagai syarat-syarat. Setelah itu, Suketi dibawa ke kota dan hidup bahagia.

Bisnis Bardo yang sukses menimbulkan rasa iri pada saingan-saingannya. Mereka kemudian membunuh Suketi dan mengembalikannya dalam wujud sundel bolong. Kini si sosok sundel bolong mulai balas dendam.

Kopi VHS film ini bisa diakses di Koleksi Sinematek Indonesia.

Ratu Ilmu Hitam (1981)

Sutradara: Lilik Sudjio

Penulis naskah: Imam Tantowi dan Subagio Samtani.

Pemain: Suzanna, Alan Nuari, Siska Widowati, WD Mochtar, dan Sofia (Sofia WD).

Pernikahan Baedah dan Kohar menjadi kacau. Reog yang menjadi hiburan tiba-tiba bertingkah tanpa kontrol. Menurut salah satu dukun, pengirim guna-guna berasal dari arah barat. Kohar menaruh curiga pada Murni, mantan pacarnya.

Seketika itu, masyarakat membakar rumah dan membuang Murni ke Jurang. Dukun Gendon menyelamatkan Murni. Dia memprovokasi Murni agar mau membalas dendam, termasuk pada Kohar yang sempat menodai Murni. Gendon melatih Murni menjadi Ratu Ilmu Hitam dan mulai membunuh satu persatu orang yang pernah menyakitinya.

Sundel Bolong (1981)

Sutradara: Sisworo Gautama

Penulis naskah: Darto Joned dan Subagio Samtani.

Pemain: Suzanna, Barry Prima, Ruth Pelupessy, Rudy Salam, dan Marlia Hardi.

Ini kisah tentang Alicia dan Hendarto yang baru saja menikah. Kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama. Hendarto pergi ke luar kota untuk tugas. Ternyata hal itu dimanfaatkan oleh beberapa laki-laki hidung belang.

Beberapa lelaki memperkosa Alicia yang merupakan mantan pelacur. Kejadian itu membuat Alicia hamil. Sempat ada persidangan untuk mencari keadilan. Namun Alicia tetap saja murung atas kehamilannya. Tidak lama berselang, dia meninggal dalam kondisi hamil.

Alicia bangkit dari kubur dalam lubang di punggung. Banyak orang mengistilahkan dengan sebutan sundel bolong. Dia bangkit untuk membalas dendam.

Perempuan Tanah Jahanam (2019)

Sutradara: Joko Anwar

Penulis naskah: Joko Anwar

Pemain: Tara Basro, Marissa Anita, dan Asmara Abigail.

Hidup Maya (Tara Basro) yang tanpa keluarga berjalan dengan susah. Dia sering kali gagal dalam bekerja. Hanya Dini (Marissa Anita) yang selalu ada untuk Maya. Suatu ketika, Maya mendapat informasi bahwa dia punya keluarga kaya di desa. Ada kemungkinan harta yang bisa mereka klaim.

Setelah itu, Maya dan Dini pergi ke sebuah desa. Memang benar bahwa keluarga Maya memiliki beberapa harta. Sayangnya, hal itu pula yang membuat kehidupan mereka ke depan tidak hanya susah, namun juga menyeramkan.

Satu Suro (2019)

Sutradara: Anggy Umbara

Penulis naskah: Anggy Umbara dan Syamsul Hadi.

Pemain: Citra Kirana, Nino Fernandez, dan Alexandra Gottardo.

Saat sedang hamil besar, Adinda (Citra Kirana) pindah ke rumah yang jauh dari kota bersama suaminya, Bayu (Nino Fernandez). Sayangnya, rumah baru tersebut tidak cukup nyaman. Adinda seringkali melihat banyak penampakan makhluk halus.

Suatu ketika, Adinda merasa kontraksi. Bayu membawa istrinya ke sebuah rumah sakit. Namun ada beberapa barang yang tertinggal, Bayu harus kembali ke rumahnya. Saat kembali ke rumah sakit, terlihat bahwa bangunan rumah sakit terlihat hancur dan hangus karena kebakaran. Menurut masyarakat sekitar, rumah sakit tersebut telah terbakar 15 tahun yang lalu. Bayu harus menyingkap misteri dan mengeluarkan Adinda dari rumah sakit.

Danur: I Can See Ghosts (2017)

Sutradara: Awi Suryadi

Penulis naskah: Lele Laila, Ferry Lesmana, dan Risa Saraswati.

Pemain: Prilly Latuconsina

Risa sering hidup kesepian. Pada hari ulang tahunnya yang ke-8, Risa meminta seorang teman. Sejak saat itu, Elly, Ibunda Risa, mendapati anaknya yang sering tertawa sendiri dan bermain seolah-olah dengan banyak teman.

Merasa tidak nyaman, Elly mencari jalan untuk memisahkan Risa dari sahabatnya yang ternyata hantu. Dengan terpaksa teman Risa pergi dari rumah nenek yang mereka tempat saat itu.

Setelah itu, tepatnya sembilan tahun kemudian, Risa dan adiknya, Riri, kembali ke rumah tersebut untuk menjaga neneknya. Kejadian-kejadian aneh dan gangguan mulai muncul. Puncak kejadian saat Riri tiba-tiba menghilang. Risa harus menyelamatkan Riri dari hantu jahat yang berencana membawa Riri ke dunia lain.

Film ini merupakan adaptasi kisah nyata dari Risa Saraswati, seorang gadis indigo. Dia menuliskan pengalamannya dalam buku berjudul Gerbang Dialog Danur

Sebelum Iblis Menjemput (2018)

Sutradara: Timo Tjahjanto

Penulis naskah: Timo Tjahjanto

Pemain: Chelsea Islan dan Pevita Pearce.

Nasib Alfie (Chelsea Islan) cukup kelam. Ibunya meninggal secara misterius. Tidak lama setelahnya, ayahnya, Lesmana (Ray Sahetapy), meninggalkan Alfie dan menikah lagi dengan Laksmi (Karina Suwandi). Kala itu, Laksmi telah memiliki dua anak yang umurnya sepantaran dengan Alfie.

Suatu ketika, Lesmana sakit dan dirawat di rumah sakit. Alfie menjenguknya. Pada momen itu, Alfie baru tahu apabila dulunya Lesmana kaya. Tidak lama setelah menderita penyakit aneh, Lesmana meninggal. Alfie memutuskan untuk menyelidiki kematian ayahnya. Dia menuju sebuah vila di tengah hutan yang dulu sering Lesmana kunjungi.

Di vila tersebut, Alfie bertemu dengan Laksmi dan kedua anaknya. Pertemuan itu menuntun Alfie pada misteri yang selama ini tertutupi.

Dreadout (2019)

Sutradara: Kimo Stamboel

Pemain: Caitlin Halderman dan Jefri Nichol.

Jessica (Marsha Aruan), Beni (Irsyadillah), Dian (Susan Sameh), Alex (Ciccio Manassero), Erik (Jefri Nichol), dan Linda (Caitlin Halderman) merupakan sekelompok siswa-siswi SMA. Mereka ingin meningkatkan kepopuleran mereka dengan mengunggah video petualangan.

Mereka terpikir untuk menjelajahi sebuah apartemen angker. Ada garis polisi yang menutup tempat tersebut. Setelah mencari cara untuk masuk apartemen, mereka menjelajahi satu ruangan ke ruangan lain. Sayangnya, tanpa sengaja, mereka membuka gerbang antara dunia manusia dan makhluk halus. Kini hidup mereka dalam bahaya.

Film ini merupakan adaptasi video gim berjudul sama buatan Digital Happiness, Bandung. Ini merupakan gim pertama buatan Indonesia yang diadaptasi ke layar lebar.


Baca juga artikel terkait FILM INDONESIA atau tulisan menarik lainnya Sirojul Khafid
(tirto.id - Film)

Kontributor: Sirojul Khafid
Penulis: Sirojul Khafid
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight