Dua Rute Atlet ke Venue Asian Games Belum Penuhi Target 30 Menit

Oleh: Hendra Friana - 18 Mei 2018
Kepala BPTJ Bambang Prihartono mengatakan, dua rute atlet ke venue Asean Games masih belum memenuhi standar.
tirto.id - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono mengatakan bahwa, dua rute atlet ke venue Asian Games di Jakarta masih belum sesuai dengan standar yang Dewan Olimpiade Asia (OCA).

Sejauh ini, ada delapan rute yang akan dilalui atlet dari wisma tempat mereka menginap. Rute itu antara lain menuju Gelora Bung Karno, JIE Expo Kemayoran, Ecopark Ancol, Pulomas (Pacuan Kuda), Velodrome, Padepokan Pencak Silat Taman Mini, Lapangan Golf Pondok Indah, dan GOR POPKI Cibubur.

“Jadi yang masih di atas 30 menit itu ada di rute 7, dari (awalnya) 50 menit masih (cuma bisa) 38 menit, yakni Wisma Atlet-Lapangan Golf Pondok Indah. Karena di situ daerah crowded semua. Itu sudah diterapkan ganjil genap sebenarnya tapi belum maksimal,” kata Bambang di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (18/5/2018).

Selain itu, imbuh dia, "rute 8, yakni Wisma Atlet-GOR Popki Cibubur masih 35,1 menit. Jadi masih kelebihan 0,1 detik. Yang lain sudah aman di bawah 30 menit.”

Kendati demikian, kata Bambang, pengaturan rute sudah sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Di antaranya adalah jalur khusus di jalan tol dan non tol serta jalur khusus menuju bandara.

“Panitia mengharapkan (waktu tempuh perjalanan) dari penginapan ke venue 30 menit. Tidak boleh lebih dari 30 menit supaya jadwal tidak berantakan,” tuturnya.

Awal bulan depan, instansinya juga akan kembali melakukan, uji coba dan rekayasa lalu lintas untuk memastikan dua rute tersebut sudah sesuai dengan standar OCA.

“Kalau ini rekayasa keadaan normal kalian boleh kemana-mana nggak dibatasi, skenarionya biasa, ibu-ibu bisa pergi ke mal, anak bisa sekolah setelah itu nanti kita lihat dan last minute-nya,” tangkasnya.


Baca juga artikel terkait ASIAN GAMES 2018 atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Yandri Daniel Damaledo
a