DPD Golkar Minta Airlangga Jadi Ketum Lagi dan Jadi Capres 2024

Oleh: Bayu Septianto - 4 Desember 2019
Dibaca Normal 1 menit
Tujuh DPD tingkat I sudah memberikan pandangannya dan menyetujui LPJ yang disampaikan langsung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
tirto.id - Agenda Musyawarah Nasional (Munas) ke-X Partai Golkar kembali dilanjutkan dengan pandangan umum terkait laporan pertanggungjawaban DPP Partai Golkar.

Sebanyak tujuh DPD tingkat I sudah memberikan pandangannya dan semuanya menyetujui LPJ yang disampaikan langsung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Tujuh DPD tingkat I itu yakni Golkar Sulawesi Utara, Golkar Jawa Barat, Golkar Sumatera Utara, Golkar Gorontalo, Golkar NTT, Golkar Papua dan Golkar Sumatera Selatan. Masing-masing Ketua DPD didampingi ketua-ketua DPD tingkat II saat maju ke panggung acara.

Saat menyampaikan pandangannya, tak hanya setuju dengan laporan pertanggungjawaban, tapi mereka juga setuju bila Airlangga maju kembali menjadi ketua umum, bahkan meminta Airlangga menjadi calon presiden pada Pilpres 2024.

"Golkar Sulut dan 15 DPD tingkat II mencalonkan lagi Airlangga dan siap memenangkan di Pilpres 2024," kata Ketua DPD Golkar Sulut Tetty Paruntu di Ballroom Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019).


Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mewakili 27 DPD tingkat Kabupaten/Kota di wilayahnya juga mengatakan demikian. Begitu pula dengan Ahmad Doli Kurnia yang mewakili DPD Sumut dan 33 pengurus tingkat Kabupaten/Kota di Sumut juga menyatakan Airlangga untuk menjadi capres pada Munas kali ini.

"Munas penting merekomendasikan punya calon Pilpres 2024, kita utamakan ketum kita Bapak Airlangga," kata Doli.

Usulan-usulan dari DPD ini ditanggapi serius Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F Paulus. Menurutnya bisa saja dalam agenda selanjutnya di forum munas menyetujui Airlangga menjadi calon presiden pada Pilpres 2024. Kata Lodewijk apa yang disampaikan sejumlah DPD itu merupakan amanah.

"Mungkin itu amanah, amanah yang harus dilakukan oleh Pak Airlangga dan ini di forum Munas loh," kata Lodewijk di sela-sela acara Munas.

Meski diakuinya terlalu dini, namun menurut Lodewijk sah-sah saja Munas sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi di partai Golkar menyepakati Airlangga menjadi capres.

"Kalau itu ternyata sudah disepakati walaupun saya katakan terlalu dini itu amanat yang harus dilakukan ketua umum nantinya," pungkas Lodewijk.



Baca juga artikel terkait MUNAS GOLKAR atau tulisan menarik lainnya Bayu Septianto
(tirto.id - Politik)

Reporter: Bayu Septianto
Penulis: Bayu Septianto
Editor: Irwan Syambudi
DarkLight