STOP PRESS! BPK Pastikan Auditor Inisial RS Kena OTT KPK

Dolar AS Jatuh di Tengah Ketidakpastian Politik Trump

Dolar AS Jatuh di Tengah Ketidakpastian Politik Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengacungkan jempol saat meninggalkan Gedung Putih di Washington, dalam perjalanan menuju Harrisburg, Pennsylvania, Sabtu (29/4). ANTARA FOTO/REUTERS/Yuri Gripas.
20 Mei, 2017 dibaca normal 1 menit
Pelemahan dolar AS juga terus memicu harga minyak dunia terus meningkat pada Jumat (Sabtu pagi WIB.
tirto.id - Dolar AS jatuh terhadap mata uang utama lainnya pada Jumat atau Sabtu (20/5/2017) pagi WIB, hal itu terjadi karena ketidakpastian mengenai apakah pemerintahan Presiden Donald Trump dapat terus mendorong agenda reformasi ekonominya yang membebani pasar.

Gedung Putih awal minggu ini membantah tuduhan media yang mengatakan bahwa Trump telah mencoba menghalangi keadilan dengan mendesak Direktur FBI James Comey untuk menghentikan penyelidikan terhadap mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn.

"Saya harap Anda bisa membiarkan ini terjadi," kata Trump kepada Comey saat itu, dikutip dari Antara.

"Pasar merespons kemungkinan bahwa reformasi pajak, belanja infrastruktur, reformasi kesehatan dan kesepakatan perdagangan mungkin tidak akan terjadi," kata Brendan Ahern, direktur investasi Krane Funds Advisors.

Selain itu, pelemahan dolar AS juga terus memicu harga minyak dunia terus meningkat pada Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan minyak mentah AS mencapai 50 dolar AS per barel untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga minggu.

Pelemahan greenback (uang kertas) membuat minyak dalam denominasi dolar AS lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,79 persen menjadi 97,105 pada akhir perdagangan Jumat (19/5), sementara tingkat terendah sejak 9 November 2016, hari hasil pemilihan umum AS diumumkan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1.1208 dolar AS dari 1,1098 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi 1,3035 dolar AS dari 1,2932 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia beringsut naik menjadi 0,7464 dolar AS dari 0,7417 dolar AS.

Dolar AS dibeli 111,30 yen Jepang, lebih rendah dari 111,55 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9732 franc Swiss dari 0,9806 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3516 dolar Kanada dari 1,3616 dolar Kanada.

Baca juga artikel terkait PEMERINTAHAN DONALD TRUMP atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - ale/ale)

Keyword