Menuju konten utama

Djarot Optimistis Transjakarta Koridor 13 Kurangi Kemacetan

Plt Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat optimistis pengoperasian Layanan Transjakarta Koridor 13 akan efektif membantu mengurangi kemacetan di Jakarta dan di Kota Tangerang.

Djarot Optimistis Transjakarta Koridor 13 Kurangi Kemacetan
(Ilustrasi) Pekerja menyelesaikan pembangunan Halte Bus Transjakarta Koridor 13 yang ada di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Tendean-Ciledug di Kawasan Mampang, Jakarta, Senin (9/1/2017). Sebanyak 12 halte dibangun di sepanjang jalur layang bus Transjakarta koridor 13 rute Ciledug - Blok M - Jl Tendean. ANTARA FOTO/Reno Esnir.

tirto.id - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Djarot Saiful Hidayat menyatakan optimistis pengoperasian layanan Bus Transjakarta Koridor 13 akan membantu mengurangi kemacetan di Jakarta dan Kota Tangerang.

"Hitungan pak Arief (Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah), dari data yang ada, lebih dari 46 ribu kendaraan tiap hari melalui jalan HOS Cokroaminoto, Ciledug. Maka dengan adanya moda transportasi koridor 13 ini, pemerintah kota Tangerang, warga kota Tangerang terbantu, Jakarta juga terbantu, karena kemacetan akan berkurang," kata Djarot saat meninjau Halte CSW Transjakarta Koridor 13 pada Senin (15/5/2017).

Karena itu, dia berharap layanan Bus Transjakarta Koridor 13 dapat terintegrasi dengan moda transportasi di Tangerang, seperti bus pengumpan.

"Saya tadi sudah diskusi sama Pak Arief, untuk mengintegrasikan bus ini dengan warga Tangerang," ujar Djarot.

Bus Transjakarta Koridor 13 rencananya akan mulai beroperasi pada 22 Juni 2017 bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Jakarta ke-490.

Namun, Djarot menilai masih ada sejumlah kekurangan yang harus segera disempurnakan di beberapa halte yang akan dilintasi sarana transportasi itu.

"Ada beberapa yang perlu disempurnakan, diperbaiki. atau dipersiapkan karena belum jadi, utamanya pengamanan di beberapa halte. Salah satunya tadi pengamanan di halte Cipulir. karena itu tinggi banget. Termasuk mengintegrasikan pasar Grosir Cipulir dengan Pasar Jaya, karena di sana juga nanti termasuk halte yang sibuk," kata dia.

Djarot memerintahkan agar semua fasilitas di halte-halte Bus Transjakarta Koridor 13 dipastikan berfungsi dengan baik sebelum layanan ini dioperasikan, terutama sekali di halte-halte yang akan menjadi titik tersibuk.

Dia mencontohkan Halte CSW Transjakarta Koridor 13 akan sangat sibuk karena di masa mendatang menjadi titik temu antara layanan Busway koridor 1 dan koridor 13 serta transportasi MRT.

"Jadi ini nanti adalah halte yang paling sibuk. Sekarang sudah dirancang terhubung dengan MRT yang sedang dibangun di bawah. Sengaja ini untuk mengantisipasi ketika MRT sudah beroperasi. Di bawah situ saya lihat stasiun MRT," kata dia.

Direktur Operasional Transjakarta, Daud Joseph menambahkan, jika menggunakan transportasi pribadi, jarak tempuh antara Ciledug hingga Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, diperkirakan memakan waktu 30 menit.

Namun, dengan memanfaatkan Bus Transjakarta koridor 13, jarak tempuh itu semakin pendek, yakni antara 10-20 menit saja.

"Kalau pakai bus reguler, lamanya bisa sampai 20 menit. Tali kalau pakai Bus ekspres, sampai 10 menit saja," kata Daud.

Baca juga artikel terkait TRANSJAKARTA atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Addi M Idhom