Menuju konten utama

Djarot Kembali Dihadang Warga di Petamburan

Saat melakukan blusukan di Kelurahan Petamburan, Djarot Saiful Hidayat dihadang oleh sejumlah warga. Namun, Djarot meneruskan perjalanannya menghadapi para penghadang.

Djarot Kembali Dihadang Warga di Petamburan
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (kiri) menyapa warga saat "blusukan" ke daerah perkampungan belakang RS Pelni, Palmerah, Jakarta, Kamis (24/11). Dalam "blusukannya" Djarot mendengarkan keluhan dan aspirasi warga mengenai Ibukota. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.

tirto.id - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat kembali menghadapi penolakan. Kali ini sejumlah warga di Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat menghadang Ahok ketika blusukan dalam rangka kampanye Pilkada DKI.

Sebagaimana dilaporkan Antara, Djarot melakukan blusukan ke Jalan Administrasi II RT 009/012 Kelurahan Petamburan Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (25/11/2016).

Dari memasuki Jalan Administrasi II Kelurahan Petamburan Kecamatan Tanah Abang, Djarot menyusuri sejumlah jalan hingga masuk Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang.

Namun, saat berada di pintu air Petamburan di RW 05 Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, muncul sekelompok warga yang menghadang Djarot untuk melewati jalan itu.

"Balik... balik...," kata sejumlah warga yang menghadang sambil mengacungkan tangan agar Djarot tidak meneruskan blusukannya. Para warga yang melakukan penghadang berpakaian putih dan menggunakan kopiah.

Melihat aksi itu, Djarot terus jalan sambil melempar senyuman kepada para penghadang itu, namun mereka tetap membentengi jalan agar Djarot tidak melewati jalan itu.

Karena penghadangan itu, Djarot akhirnya balik kanan masuk ke Jalan Administrasi Negara I. Dia melanjutkan blusukan ke kawasan pemukiman warga kemudian tembus ke Jalan Penjernihan 1, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Djarot kemudianmasuk ke gang di mana warga melakukan aktivitas seperti memasak, mencuci pakaian, berbincang, berjualan. Mantan wali kota Blitar itu terus menyapa dan bersalaman dengan warga sambil melempar senyuman kepada masyarakat.

Djarot diiringi warga yang didominasi ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak. Mereka beberapa kali menyerukan "Djarot... Djarot... Merdeka... Merdeka."

Baca juga artikel terkait AHOK-DJAROT atau tulisan lainnya dari Yuliana Ratnasari

tirto.id - Politik
Reporter: Yuliana Ratnasari
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari