tirto.id - Dampak perubahan iklim di Indonesia memiliki bahaya tersendiri bagi kehidupan di permukaannya. Simak artikel ini untuk melihat berbagai dampak dan contoh perubahan iklim di Indonesia.
Mengutip Konvensi PBB tentang Kerangka Kerja Perubahan Iklim (United Nations Framework Convention on Climate Change/UNFCCC), fenomena climate change atau perubahan iklim disebabkan langsung atau tidak langsung oleh aktivitas manusia.
Iklim ini ada berdasarkan ukuran rata-rata dan variabilitas kuantitas yang relevan pada variabel tertentu. Variabel-variabelnya meliputi temperatur, curah hujan, dan angin pada periode waktu yang bisa merentang dari bulanan, tahunan hingga jutaan tahun.
Dampak Perubahan Iklim
Contoh perubahan iklim di Indonesia memiliki dampak pada kehidupan masyarakat. Dampak tersebut mencakup penurunan kualitas dan kuantitas air, habitat, hutan, kesehatan, pertanian, serta ekosistem wilayah pesisir.
Mengutip laman Ditjen PPI Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (MENLHK), berikut sejumlah dampak perubahan iklim.
1. Menurunnya Kualitas dan Kuantitas Air
Pada cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi, kualitas sumber air akan menurun dan suhunya meningkat. Hal ini dapat mengakibatkan kadar klorin pada air bersih meningkat.Sementara pada wilayah dengan kenaikan suhu dan kekeringan yang tinggi akan menurunkan kuantitas air. Berbagai dampak itu muncul karena air langsung menguap dan kembali ke laut dengan kuantitas tinggi, sementara air tanah untuk memenuhi kebutuhan manusia belum tersimpan.
2. Perubahan Habitat dan Punahnya Spesies
Pemanasan suhu bumi dan naiknya batas air laut menyebabkan perubahan besar pada habitat, yaitu rumah alami makhluk hidup seperti binatang dan tanaman. Perubahan habitat berdampak pada punahnya spesies binatang maupun tanaman.3. Menurunnya Kualitas dan Kuantitas Hutan
Salah satu dampak perubahan iklim adalah kebakaran hutan akibat panasnya permukaan bumi. Sebagai paru-paru dunia, hutan berperan untuk menyerap Gas Rumah Kaca dan menghasilkan oksigen alami.4. Meningkatnya Wabah Penyakit
Kenaikan suhu hujan yang tinggi dan ekstrem menjadi salah satu waktu meningkatnya wabah penyakit. Misal nyamuk yang berkembang biak secara cepat akibat banyaknya genangan air.5. Berkurangnya Area dan Produktivitas Pertanian
Kenaikan suhu dan berkurangnya kuantitas air akan menyebabkan rusaknya lahan pertanian. Hal ini juga memengaruhi perubahan masa tanam, panen, munculnya hama, dan wabah penyakit bagi tanaman.6. Kenaikan Suhu dan Volume Air Laut
Dampak perubahan iklim juga mencakup kenaikan suhu maupun volume air laut. Volume atau permukaan laut meningkat karena air hujan yang turun ke daratan menguap secara cepat dan kembali lagi ke laut.7. Meningkatnya Kekeringan
Peningkatan suhu di suatu wilayah, termasuk Indonesia, dapat menyebabkan kekeringan tanah. Tanah yang kering ini akan semakin buruk kualitasnya, baik untuk dijadikan lahan tani maupun hutan buatan.8. Munculnya Kemiskinan
Perubahan iklim yang terjadi secara ekstrem dapat menimbulkan masalah sosial, yakni kemiskinan. Suatu wilayah yang mengalami perubahan iklim mendadak terkadang mengharuskan warganya mengungsi dan berpotensi menghambat kegiatan ekonomi.9. Peningkatan Gas Rumah Kaca
Mengutip National Grid Group, gas rumah kaca merupakan sekumpulan gas di atmosfer bumi yang berfungsi menangkap panas. Perubahan iklim dapat meningkatkan jumlah gas rumah kaca sehingga bumi menjadi lebih panas.10. Pulau-Pulau Kecil Tenggelam
Perubahan iklim yang ekstrem, khususnya panas, dapat mencairkan berbagai bongkahan es di wilayah kutub. Air yang mencair tersebut akan tergabung di laut sehingga pulau-pulau kecil perlahan tenggelam.
Contoh Perubahan Iklim di Indonesia
Dikutip dari laman Ditjen PPI MENLHK tentang "Dampak Perubahan Iklim Pada Kesehatan Manusia", salah satu contoh perubahan iklim yang terjadi di Indonesia adalah musim kemarau yang berkepanjangan.
Peristiwa ini bisa mengakibatkan perkembangan bakteri, virus, jamur, dan parasit. Peningkatan tersebut terjadi karena kelembapan udara pada musim kemarau yang cukup tinggi.
Selain itu, perubahan iklim juga menyebabkan siklus cuaca yang ekstrem dan sulit ditebak. Contohnya suatu wilayah mengalami hujan terus menerus dan disertai angin kencang, sementara di wilayah lain terjadi kemarau panjang hingga mengeringkan sawah.
Simak lebih lengkap informasi mengenai perubahan iklim dan cuaca sebagai materi ajar hanya di sini.
Penulis: Muhammad Iqbal Iskandar
Editor: Yulaika Ramadhani
Penyelaras: Yuda Prinada
Masuk tirto.id




































