Menuju konten utama

Damkar Evakuasi 19 Penghuni Apartemen Mediterania Garden

Proses evakuasi kebakaran apartemen tersebut masih terus dilakukan guna mempercepat pendinginan di lokasi.

Damkar Evakuasi 19 Penghuni Apartemen Mediterania Garden
Petugas pemadam mengevakuasi penghuni Apartemen Mediterania, Jakarta Barat, yang terjebak akibat kebakaran yang melanda salah satu gedung hunian tersebut, Kamis (30/4/2026) pagi. ANTARA/Risky Syukur.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pihak Damkar telah mengevakuasi belasan penghuni Apartemen Mediterania Garden Residences 2, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Mereka dievakuasi setelah terjebak dari kebakaran yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, pagi tadi.

“Data sementara warga yang berhasil dievakuasi 19 orang dengan kondisi dua di antaranya harus dilarikan ke RS Royal,” ungkap Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).

Dia menerangkan sampai saat ini proses evakuasi masih terus dilakukan. Di sisi lain, proses pendinginan sudah dilakukan sejak pukul 09.00 WIB hingga saat ini.

“Proses evakuasi penghuni (masih berlangsung), asap masih pekat di beberapa lantai,” tutur Syaiful.

Dia menerangkan dipastikan dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Penyebab kebakaran pun masih belum bisa dilakukan hingga saat ini.

Syaiful mengemukakan dalam proses pemadaman kembali dilakukan penambahan personel dan armada. Diharapkan, dengan penambahan ini dapat mempercepat proses pendinginan.

“Pengerahan personel tahap tiga dilakukan, yakni dua armada dan 10 personel. Sehingga, total pengerahan unit dan personel ada 26 unit dan 130 personel,” ucap Syaiful.

Dari video yang dikirimkan Damkar terlihat sejumlah personel masih berupaya membantu penghuni apartemen keluar dari jendela kamar dengan menggunakan tangga. Sementara, upaya pendinginan juga terus dilakukan untuk memadamkan api.

Baca juga artikel terkait KEBAKARAN atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama