tirto.id - Untuk pertama kalinya Cina mulai mengangkut air minum kemasan dari Tiber ke daerah pedalaman dengan menggunakan kereta kargo.
Sebuah kereta penuh air kemasan meninggalkan Lhasa, ibukota Tibet menuju kora Ningbo di Cina Timur, di Provinsi Zhejiang, pada Rabu (28/12/2016), demikian Indiatimes melaporkan.
Sebanyak 1890 ton air kemasan diangkut dengan 35 gerbong dari Tibet, dan akan melakukan perjalanan sejauh 4.500 km selama enam hari untuk sampai ke tujuan.
Tibet selama ini dikenal sebagai Asia Water Tower, daerah dengan sumber daya air terbesar. Tibet menghasilkan lebih dari 400.000 ton air minum alami pada 2015, namun karena biaya transportasi tinggi membuatnya sulit untuk menembus pangsa pasar.
Kereta baru pengangkut air milik Cina itu akan membantu Tibet untuk meningkatkan nilai ekonomi sumber daya alam, Yu Heping, seorang pejabat lokal. Ia menuturkan peningkatan nilai ekonomi sumber daya air tawar itu juga direncanakan bisa menjadi pilar ekonomi berkelanjutan bagi Tibet.
Tahun depan, Cina berencana meningkatkan produksi air tawar kemasan menjadi 5 juta ton, tulis Shanghaidaily.