Cawapres Dinilai Perlu Bahas Cukai Rokok Saat Debat Malam Ini

Oleh: Alfian Putra Abdi - 17 Maret 2019
Budi Hidayat menilai ada manfaat yang tidak hanya berdampak pada kesehatan jika cukai rokok dinaikkan.
tirto.id - Ketua Center of Health Economics and Policy Sciences (CHEPS) Universitas Indonesia, Budi Hidayat menilai perlu ada pembahasan tarif cukai hasil tembakau (HT) pada debat ketiga antara calon wakil presiden, apabila ingin menyoroti isu kesehatan.

Sebab ia melihat ada manfaat yang tidak hanya berdampak pada kesehatan tapi juga perekonomian jika cukai rokok dinaikkan.

"Itu bisa dipakai untuk mengendalikan konsumsi rokok, sekaligus fundingnya bisa dipakai untuk fiskal space, jangan sustain," ujarnya pada reporter Tirto, Minggu (17/3/2019).

Menurut perhitungan yang pernah dilakukannya, Budi menaksir angka yang didapat cukup tinggi jika harga rokok dinaikkan.

"Kalau bisa menaikan harga rokok sekitar Rp30 ribu dari saat yang dijual sekarang, tambahannya Rp200 triliun. Itu yang pernah kami hitung," ujarnya.

Menurutnya hal tersebut tidak akan memberatkan konsumen, karena ia menilai perokok Indonesia tergolong elastis sehingga berapa pun harga rokok, selalu ada potensi konsumsi.

"Harus ditetapkan di level mana yang pas? Pertama harus mendapatkan uang yang signifikan namun bisa juga mengendalikan [konsumsi rokok]. Itu yang belum menjadi isu," paparnya.

Menurutnya di negara maju pun demikian, satu sisi akan memberikan dampak pada kesehatan masyarakatnya dengan pengendalian konsumsi akibat harga rokok yang tinggi. Di samping itu penjualan rokok dengan harga yang tinggi bisa memperbaiki fiskal space di Indonesia.

"Harus disampaikan sekarang kalau seandainya itu tidak menjadi agenda utama pemerintah, terutama cawapres sekarang. Nasibnya akan seperti sekarang, kondisi pendanaan kita akan semakin terkuras," pungkasnya.

Debat ketiga Pilpres 2019 akan digelar pada Minggu (17/3/2019) nanti malam di The Sultan Hotel, Jakarta Pusat.

Calon wakil presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno akan membahas debat dengan tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan kebudayaan. Debat akan disiarkan secara langsung di Trans TV, Trans7, dan CNN TV Indonesia.


Baca juga artikel terkait DEBAT CAPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Alfian Putra Abdi
(tirto.id - Politik)

Reporter: Alfian Putra Abdi
Penulis: Alfian Putra Abdi
Editor: Dipna Videlia Putsanra
DarkLight