Menuju konten utama

Buffon Cetak Rekor Tak Kebobolan di Liga Italia

Gianluigi Buffon mencetak rekor sebagai kiper yang mampu mempertahankan gawangnya dari kebobolan selama 973 menit di Liga Italia Serie A. 

Buffon Cetak Rekor Tak Kebobolan di Liga Italia
Kiper Juventus Gianluigi Buffon. [Foto/Reuters/Tony Gentile]

tirto.id - Gianluigi Buffon mencetak rekor sebagai kiper yang mampu mempertahankan gawangnya dari kebobolan selama 973 menit di Liga Italia Serie A. Rekor penjaga gawang Juventus berusia 38 tahun ini telah melampaui capaian kiper legendaris AC Milan, Sebastiano Rossi, yang sepanjang tahun 1993-1994 bisa mempertahankan gawangnya dari gol lawan selama 929 menit.

Rekor mengagumkan tersebut resmi disandang Buffon saat laga Juventus kontra Torino di Stadion Olimpiade Turin, Minggu (20/3/2016). Gawang Juventus memang kebobolan satu oleh gol pinalti untuk Torino yang dieksekusi dengan baik oleh Andrea Belotti. Namun gol tersebut terjadi di tiga menit usai babak kedua berjalan. Sedangkan rekor Buffon terjadi usai empat menit babak pertama berjalan.

“Setelah empat menit terlewati dan rekor itu pecah, saya hanya fokus pada pertandingan dan kami bisa bangkit dari pukulan telak di Munich (saat Juventus kalah dari Bayern Munchen dan tersingkir dari Liga Champions),” ujar Buffon usai laga kepada Football Italia.

Laga tersebut berakhir untuk kemenangan 4-1 untuk Juventus. Tak hanya skor besar dan rekor Buffon yang membuat malam itu semakin menggembirakan, namun juga fakta bahwa Bianconeri mampu mengandaskan Torino, klub yang merupakan rival sekota Juventus.

“Saya senang bisa bermain bersama tim ini dan rekor ini milik Juventus, bukan saya. Saya beruntung bisa meraihnya, karena rekan-rekan saya menghalangi lawan menciptakan peluang. Mereka bekerja keras untuk menghalau setiap wilayah dan melindungi saya,” papar Buffon.

Kiper utama tim nasional Italia ini sebenarnya mulai memikirkan rekor tersebut saat bermain melawan Atalanta dua pekan lalu. Namun sejujurnya ia tak berfikir soal prestasi individu sebab ia menyadari posisinya sebagai bagian dari sebuah tim. Jika pun bisa diraih, Buffon menganggapnya sebagai hadiah yang bagus.

"Di usia yang ke-38 saya masih berfikir saya bisa mengekspresikan diri saya ke level yang tinggi. Atas itu saya berterima kasih pada keluarga, semua orang mulai dari orang tua dan para saudari, rekan dan anak saya. Saat Anda bahagia di kehidupan rumah tangga, Anda bisa mendorong diri sendiri di dunia profesional," tutup eks kiper Parma ini. (ANT)

Baca juga artikel terkait BUFFON atau tulisan lainnya

Reporter: Akhmad Muawal Hasan