Menuju konten utama

Bonus Atlet Peraih Medali Asian-Para Games 2026 Capai Rp158,3 M

Pemerintah cairkan bonus Rp158,3 miliar untuk atlet Asian Games dan Para Games 2026. Peraih emas perorangan masing-masing mengantongi Rp3 miliar.

Bonus Atlet Peraih Medali Asian-Para Games 2026 Capai Rp158,3 M
Atlet tenis putri Indonesia Meydiana Laviola Reinnamah (kiri) membawa bendera Merah Putih pada defile penutupan Asian Games 2026 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Aichi, Jepang, Minggu (4/10/2026). Tim Indonesia menempati posisi ke-16 pada klasemen akhir perolehan medali Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya dengan meraih 39 medali dengan rincian 5 medali emas, 11 medali perak dan 23 medali perunggu. ANTARA FOTO/Fauzan/app/wsj.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemerintah resmi mengucurkan anggaran senilai Rp158,3 miliar untuk pemberian bonus bagi para atlet dan pelatih yang berjuang di ajang Asian Games serta Asian Para Games 2026. Dari total alokasi dana tersebut, peraih medali emas nomor perorangan masing-masing menerima apresiasi sebesar Rp3 miliar.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir menyampaikan, dana apresiasi tersebut langsung ditransfer ke rekening para pahlawan olahraga seusai mereka diterima oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan.

“Apresiasi langsung beliau berikan dengan langsung menyerahkan bonus sebesar Rp3 miliar untuk peraih medali emas,” kata Erick dalam keterangan pers kepada awak media, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2026).

Erick merinci, formulasi besaran bonus disesuaikan menurut kategori nomor pertandingan.

Atlet peraih medali emas nomor ganda atau berpasangan memperoleh Rp2,4 miliar, sedangkan peraih medali emas nomor beregu masing-masing mendapatkan Rp1,5 miliar.

Menurut Erick, kebijakan bonus ini merupakan komitmen nyata negara dalam menjamin kesejahteraan dan masa depan para atlet setelah menuntaskan karier profesional di gelanggang olahraga.

“Saya rasa stigma-stigma bahwa masa depan atlet itu suram tidak benar,” ujarnya.

Ia memaparkan, Prabowo menegaskan pembinaan olahraga tidak hanya berorientasi pada raihan medali, melainkan juga berperan strategis dalam membentuk karakter bangsa dan menciptakan lapangan kerja baru.

Untuk memastikan dana apresiasi tersebut berdaya guna jangka panjang, Kemenpora turut membekali para atlet dengan pelatihan literasi finansial agar bonus yang diperoleh dapat dikelola secara bijak untuk investasi masa depan.

“Ya, langsung masuk ke account para atlet. Jadi langsung, ya. Dan ini bagian bagaimana tadi pagi alhamdulillah kami juga membangun financial literacy kepada para atlet untuk tadi, ini ditabung buat masa depan mereka,” kata Erick.

Selain urusan kesejahteraan, pemerintah bergerak cepat memulai tahapan pembinaan terstruktur menuju pentas Olimpiade.

Sejumlah cabang olahraga prioritas seperti angkat besi, panjat tebing, bulu tangkis, dan panahan diproyeksikan segera memulai pemusatan latihan nasional (pelatnas) lebih awal sejak tahun ini.

“Jadi tidak lagi enam bulan sebelumnya, tapi tahun ini,” tukasnya.

Baca juga artikel terkait BONUS ATLET atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Mochammad Fajar Nur