BI Catat Aliran Modal Asing Masuk Sebesar 4,1 Miliar Dolar AS

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 20 Mei 2020
Pada kuartal I-2020, terjadi net outflow atau aliran modal keluar hingga 5,7 miliar dolar AS.
tirto.id - Bank Indonesia mencatat investasi portofolio per 14 Mei 2020 bergerak positif dengan net inflow atau aliran modal masuk sebanyak 4,1 miliar dolar AS. Keadaan ini jauh berbeda dari pergerakan pada kuartal I (Q1) 2020 yang mengalami net outflow atau aliran modal keluar hingga 5,7 miliar dolar AS.

“Investasi portofolio April 2020 – 14 Mei 2020 tercatat net inflow 4,1 miliar dolar AS,” ucap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers virtual di akun YouTube BI, Selasa (19/5/2020).

Masuknya aliran modal asing dalam jumlah besar, menurut Perry, berdampak signifikan pada pergerakan nilai tukar rupiah. Menurut RTI Business, per 19 Mei 2020, nilai tukar berada di kisaran Rp14.769 per dolar AS atau level Rp15 ribu per dolar AS yang relatif lebih baik dari posisi sebelumnya yang sempat melemah di kisaran Rp16-17 ribu dolar AS.

Rata-rata rupiah, katanya, sudah menguat 5,1 persen atau 0,17 persen secara poin to poin tingkat akhir April 2020. Meski demikian posisi rupiah masih terdepresiasi 6,52 persen dari level akhir tahun 2019.

“BI memandang nilai tukar rupiah dewasa ini masih undervalue, berpotensi terus menguat,” ucap Perry.

Perry juga menambahkan kalau posisi cadangan devisa saat ini berada di angka 127,9 miliar dolar AS per akhir April 2020. Nilai itu setara dengan 7,8 pembiayaan impor lebih tinggi dari standar cadangan devisa internasional yang mensyaratkan minimal kemampuan 3 bulan impor.

Perkembangan dari defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) katanya juga diperkirakan akan membaik. BI menyatakan CAD 2020 berpotensi membaik atau turun menjadi di bawah 2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).


Baca juga artikel terkait CAPITAL INFLOW atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Nurul Qomariyah Pramisti
DarkLight