Belanja Iklan Televisi Selama Asian Games 2018 Capai Rp4,9 Triliun

Oleh: Yantina Debora - 8 September 2018
SCTV dan Indosiar tercatat dengan belanja iklan tertinggi yakni Rp1,29 triliun selama gelaran Asian Games 2018.
tirto.id - Hasil monitoring iklan televisi (TV) Adstensity menunjukkan bahwa pada periode Asian Games 2018 (18 Agustus - 2 September 2018), total belanja iklan di 13 stasiun TV nasional mencapai Rp4,98 triliun.

Dari rilis yang diterima Tirto, Sabtu (8/9/2018), stasiun TV milik Surya Citra Media (SCM) (SCTV dan Indosiar) tercatat dengan belanja iklan tertinggi Rp1,29 triliun atau 25,92 persen dari total belanja iklan di 13 stasiun TV nasional.

Diketahui, dua stasiun tv ini merupakan pemegang hak siar Asian Games 2018 di Indonesia. Pengiklan terbesar di dua stasiun tv ini yakni Bukalapak.com dengan total belanja iklan sebesar Rp77,11 miliar.

Belanja iklan ini, menurut Adstensity, hanya berdasarkan penghitungan iklan-iklan televisi di dalam jeda iklan (commercial break) saja. Artinya ini belum termasuk apabila ada iklan televisi yang dibuat dalam bentuk atau bagian dari sebuah program acara khusus.

Namun, meski SCTV-Indosiar sebagai pemegang hak siar Asian Games 2018, RCTI masih tetap menguasai pendapatan commercial break periode itu.

Tercatat RCTI mengantongi Rp818,97 miliar atau mencakup 16,44 persen dari keseluruhan pendapatan iklan di 13 TV nasional selama berlangsungnya Asian Games 2018.

Selama Asian Games 2018 berlangsung, iklan di 13 stasiun TV nasional didominasi oleh produk minuman. Total belanja iklan untuk produk minuman mencapai Rp1,13 triliun atau mencapai 22,67 persen dari total belanja iklan selama periode tersebut yang sebesar Rp4,98 triliun.

Mengenai jumlah titik iklan, brand yang masuk Top 10 Jumlah Titik Iklan pada saat sebulan dilangsungkannya Asian Games 2018 didominasi oleh industri minuman dengan 2 brand, yaitu Extra Joss dan Ultra Milk.


Baca juga artikel terkait ASIAN GAMES 2018 atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Bisnis)


Penulis: Yantina Debora
Editor: Yantina Debora