tirto.id - Dua kali gempa bumi, yang berkekuatan masing-masing magnitudo 5, mengguncang kawasan di Provinsi Bali dan sekitarnya pada Selasa, 13 Agustus 2019.
Gempa terbaru terjadi pada Selasa malam, sekitar pukul 20.40 WIB. Pusat gempa M5 tersebut berada di laut, sekitar 160 kilometer arah Barat Daya dari Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali.
Berdasar data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa yang terjadi pada Selasa malam itu di kedalaman 10 kilometer dan koordinat 9.67 LS, 114.02 BT.
BMKG mencatat guncangan akibat gempa ini terasa di Kuta, Jembrana dan Banyuwangi pada skala MMI II.
Guncangan gempa termasuk dalam skala MMI II apabila getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
#Gempa Mag:5, 13/08/2019 20:40:09 (Pusat gempa di Laut 160 km BaratDaya JEMBRANA), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) II Banyuwangi, II Jembrana, II Kuta, #BMKG
— BMKG (@infoBMKG) August 13, 2019
Sebelumnya, gempa dengan magnitudo 5 juga mengguncang Bali dan sekitarnya pada pukul 17.21 WIB, hari ini. Pusat gempa ini ada di laut, sekitar 167 kilometer arah Barat Daya dari Jembrana.
BMKG mengumumkan titik koordinat pusat gempa pada Selasa sore tersebut adalah 9.72 LS, 113.97 BT dan berada pada kedalaman 10 kilometer.
Gempa bumi itu memicu guncangan yang terasa di Nusa Dua, Denpasar, Jembrana, Banyuwangi dan Badung dalam skala MMI II.
BMKG menyatakan dua gempa bumi yang mengguncang Bali pada 13 Agustus 2019 tersebut tidak berpotensi tsunami.
#Gempa Mag:5.0, 13-Agu-19 17:21:30 WIB, Lok:9.72 LS, 113.97 BT (Pusat gempa berada di laut 167 BaratDaya Jembrana), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) II Nusa Dua, II Denpasar, II Jembrana, II Banyuwangi, II Badung #BMKGpic.twitter.com/npyCOXwQVr
— BMKG (@infoBMKG) August 13, 2019
Editor: Agung DH