Zulkifli Songyanan

Zulkifli Songyanan, alumni Program Studi Manajemen Pemasaran Pariwisata, Universitas Pendidikan Indonesia. Sebagai jurnalis, kariernya dimulai dari salah satu majalah kewirausahaan, kemudian beralih ke media hukum dan politik di Jakarta. Belakangan, ia tidak hanya menulis berita, tapi juga feature, resensi, dan iklan.

Pada 2019, Zulkifli berangkat ke Moskow, Rusia, lewat program Residensi Penulis yang diselenggarakan Komite Buku Nasional (KBN), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Bukunya yang telah terbit antara lain Kartu Pos dari Banda Neira (2017) serta Saripati Hidup & Mati. Keduanya adalah kumpulan puisi. Bergabung dengan tirto.id sejak Maret 2018.

Indeks Tulisan

Sosial Budaya
Senin, 12 Sept 2022

Dari Sosrowijayan ke Ciburial, Pengalaman Menyimak Mata Irlandia

"Mata Irlandia" menelisik hal-ihwal yang membentuk identitas individu sekaligus identitas kolektif di dunia kontemporer yang terpolarisasi.
Kesehatan
Kamis, 25 Agt 2022

Hikayat BPA, dari Produk Andalan Berujung Pembatasan

Penemuan BPA mengubah peradaban manusia. Belakangan penemuan ini menciptakan tantangan dari aspek kesehatan.
Humaniora
Jumat, 31 Des 2021

Agam Wispi, Penyair Lekra yang Lima Tahun Tersekap di Nanking

Setelah dirundung Revolusi Kebudayaan, Agam Wispi--penyair Lekra paling menonjol--pergi ke Moskow dan kemudian kelayapan di Jerman dan Belanda.
Sosial Budaya
Jumat, 10 Des 2021

Rita Widagdo, Ratu Seni Patung Indonesia

Di Indonesia, karya-karya Rita banyak dipengaruhi oleh hasil pengamatan atas dunia tumbuhan, serta kekayaan dan keanekaragaman vegetasi negeri ini.
Humaniora
Kamis, 16 Sept 2021

Kisah Utuy Tatang Sontani Mengajar di Universitas Negeri Moskow

Utuy adalah salah seorang eksil yang tak bisa pulang ke Indonesia setelah G30S. Ia akhirnya mengajar di Institut Kajian Asia Afrika (ISAA), Moskow.
Humaniora
Selasa, 27 Apr 2021

Kematian Chairil Anwar dan Warisan-Warisannya

Hari kematian penyair Chairil Anwar diperingati sebagai Hari Puisi Nasional. 
Umum
Sabtu, 20 Mar 2021

Mengapa Para Penyair Kerap Dipuja dan Direndahkan

Selama berabad-abad, puisi sanggup mengkomunikasikan nilai-nilai terdalam dari beragam budaya. Tingkah penyair malah tak jarang menerbitkan tawa.
Humaniora
Rabu, 17 Feb 2021

Ayatrohaedi, Arkeolog dan Linguis "Sandal Jepit" dari Jatiwangi

Adik sastrawan Ajip Rosidi ini menghabiskan sebagian besar usianya di kampus Universitas Indonesia. Ia dikenal sebagai sosok yang nyentrik.
Humaniora
Kamis, 17 Des 2020

Ilyas Ruhiat: Ajengan Cipasung, Nakhoda PBNU di Pengujung Orde Baru

Sejumlah kalangan tak menyangka Ilyas Ruhiat akan terpilih sebagai Rais Aam PBNU pada 1992. Sikapnya dalam berpolitik dinilai siger tengah atau moderat.
Humaniora
Sabtu, 28 Nov 2020

Jeihan Sukmantoro: Pelukis Edan, Penyair Mbeling

Sedikitnya, perlu sembilan pameran sebelum mata hitam diakui sebagai capaian terluhur seorang Jeihan.