Indeks Tulisan

Meningkatkan Minat Baca Buku dengan TikTok, Emang Bisa?
Selama ini TikTok lekat dengan stigma, bahkan dianggap sumber brainrot. Tapi, beberapa pengguna justru menganggapnya sebagai pemantik minat baca. Benarkah?

Membangkitkan Spesies Punah: Terobosan Ilmiah yang Kebablasan?
Upaya menghidupkan kembali spasies yang telah punah menyulut pro kontra. Memperbaiki kerusakan ekologis ini dianggap langkah berisiko dan menyesatkan.

Kontroversi Grok AI, Penyambung Lidah Tuan Pencipta
Sejak awal, Akal Imitasi (AI) tak pernah benar-benar netral. Baru-baru ini, Grok dilaporkan kerap menyitir opini pembuatnya, Elon Musk, terutama di X.

Orang yang Tak Paham AI Cenderung Lebih Tertarik Pakai AI
Tak semua orang memahami dan mengikuti perkembangan AI. Tapi, studi menyebut, justru merekalah yang paling rentan termakan hoaks dan misinformasi dari AI.

Candu Video Pendek Bikin Otak Salah Ambil Keputusan
Kecanduan menonton video pendek yang sekarang begitu menjamur di berbagai media sosial dapat berdampak buruk terhadap kemampuan pengambilan keputusan.

Bisakah Mesin AI Mengikis Kepercayaan terhadap Teori Konspirasi?
Sebuah penelitian membuktikan bahwa akal imitasi atau artificial intelligence mampu "menggoyang" keyakinan orang-orang yang memercayai teori konspirasi.

Tubuh Kita Adalah Kompas Moral Kita
Studi terbaru membuktikan bahwa selama ini, secara alami dan tanpa sadar, kita diarahkan oleh tubuh untuk berperilaku sesuai normal sosial.

Geely Bukan Cuma Produsen EV, tapi Imperium Raksasa Otomotif
Agar bisa bermain di segala front, Geely merangkul banyak merek otomotif, tetapi tanpa mencabut nyawa aslinya. Tapi, apakah gaya bisnis ini bertahan lama?

Jejak Karbon: Akal-akalan Korporasi Lempar Tanggung Jawab
Ketika kita berupaya keras mengurangi jejak karbon sehari-hari, ada korporasi besar eksploitatif yang tetap melenggang memproduksi emisi berskala raksasa.

Saat Video AI Jadi Sarana Amarah terhadap Aparat dan Koruptor
Cara masyarakat berbicara ketimpangan kekuasaan kini bukan lagi lewat orasi, tapi lewat potongan video yang dikemas absurd. Namun, menyimpan luka kolektif.
Masuk tirto.id








