Indeks Tulisan

Bagaimana Sebenarnya Kinerja Pos Indonesia yang Diisukan Pailit?
Peringkat utang dari Pefindo menjadi bukti risiko kredit PT Pos Indonesia masih dalam kondisi aman meski dengan sedikit catatan.

Mengenal Duniatex, Raksasa Tekstil yang Tengah Dirundung Krisis
Konglomerasi di industri pertekstilan, Duniatex, mendadak ramai diperbincangkan gara-gara anak usahanya dikabarkan gagal bayar utang hingga jutaan dolar. Seperti apa gurita bisnis mereka?

Menilik Perang Pendanaan Go-Jek dan Grab
Nilai pendanaan yang digalang Grab tiga kali lipat lebih besar dibandingkan dengan Go-Jek. Seperti apa perang pendanaan di kedua startup raksasa tersebut?

Ganti Logo Jadi Momentum Gojek Ekspansi di Asia Tenggara
Dengan logo baru, Gojek akan terus berinovasi menghadirkan berbagai cara pintar mengatasi tantangan yang dihadapi dan terus memberikan dampak sosial dan ekonomi nyata bagi masyarakat.

Indonesia, Negeri Dermawan yang Rawan Dihantui "Korupsi"
Indonesia dinobatkan sebagai negeri paling dermawan di dunia versi Charities Aid Foundation (CAF). Sayang, penyalahgunaan dan kesalahan tata kelola dana masih menghantui.

Mengapa Investasi Asing Tak Menambah Lapangan Kerja Indonesia?
Rata-rata pertumbuhan nilai Penanaman Modal Asing (PMA) di era Jokowi cukup kontras dengan rata-rata pertumbuhan nilai PMA di era Susilo Bambang Yudhoyono.

Membedah Utang Pemerintah Pusat Era Jokowi
Utang pemerintah pusat selama periode pertama Jokowi naik sebesar 75 persen. Dari Rp2.609 triliun pada 2014 menjadi Rp4.572 triliun pada Mei 2019.
Ketika Ekspansi OVO di Bisnis Parkir "Terganjal"
Lippo Grup terus mengembangkan OVO guna mengokohkan diri sebagai pemain utama pembayaran melalui aplikasi di Indonesia. Pembayaran parkir melalui OVO adalah salah satu senjatanya.

Konflik Internal di Balik Jababeka Terancam Gagal Bayar Utang
Kepala Riset PT Koneksi Kapital Indonesia Alfred Nainggolan menilai isu gagal bayar Jababeka lebih disebabkan faktor internal ketimbang fundamental.

Bisnis Department Store di 2019: Masih Diliputi Awan Mendung?
Melempemnya kinerja bisnis department store diprediksi akan kembali berlanjut di 2019. Namun, pengamat masih yakin akan prospek bisnis ritel.
Masuk tirto.id








