Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.
Indeks Tulisan

Masalah Infrastruktur yang Tak Diungkap dalam Debat Kedua Capres
Kebut jalan tol dan LRT hingga gagal soal tol laut, pembangunan infrastruktur Jokowi belum sentuh dimensi sosial-kultural.

Hasil Debat Kedua: Jokowi dan Prabowo Gagal Membahas Isu Krusial
Dari tol laut, tata kelola sawit, hingga pemanasan global luput dari pembahasan utama debat.
11 Perusahaan Perusak Lingkungan Rugikan Negara Rp18 Triliun
Sebelas perusahaan terbukti melakukan karhutla dan pembalakan liar. Mereka harus membayar kompensasi dengan total Rp18 triliun.

Moeldoko Tanggapi Kritik LRT hingga Tol Trans Jawa
Kritik soal infrastruktur yang telah dibangun, menurut Moeldoko harus disikapi dengan melihat tujuan pembangunan yang tak hanya saat ini tapi pada masa depan.

KLHK Segera Bentuk Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup
KLHK akan segera membentuk Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup. Lembaga baru tersebut akan membiayai penanganan kerusakan lingkungan yang tidak ada penanggungjawabnya.

2 Menteri Jokowi Pamer Capaian, Moeldoko: Ini Tak Terkait Debat
Ini merupakan rangkaian dari evaluasi yang dilakukan pemerintah setelah Oktober lalu sebagai peringatan 4 tahun pemerintahan Jokowi-JK.

KKR: Negara Masih Berutang Banyak atas Penyelesaian HAM di Aceh
"Negara berutang banyak pada Aceh dalam menuntaskan pelanggaran HAM masa lalu," tutup Andi.

Malaikat itu Bernama Oma Ros
Oma Ros menjadi pendamping bagi 40 penyandang disabilitas dengan “upah” Rp500 ribu per bulan

Peran Nihil OJK dalam Prahara Jiwasraya
Lembaga pengawas keuangan seperti OJK terkesan menormalkan masalah Jiwasraya yang gagal bayar utang kepada 1.286 pemegang polis.

Jiwasraya: Tawarkan Asuransi Berbalut Investasi, Nasabah Tertipu
Jiwasraya gagal membayar polis jatuh tempo kepada 1.286 pemegang polis senilai Rp802 miliar.
Masuk tirto.id



