Petrik Matanasi

Indeks Tulisan

Film
Jumat, 12 Nov 2021

Sejarah Hidup Usmar Ismail Bapak Film Nasional

Usmar Ismail adalah orang penting dalam dunia perfilman Indonesia. Di masa revolusi, dia pernah menjadi agen intelijen Republik.
Sosial Budaya
Kamis, 11 Nov 2021

Tombolotutu: Pilih Mati daripada Menyerah pada Belanda

Tombolotutu adalah raja Moutong di Sulawesi Tengah. Dia memilih mati daripada menyerah kepada Belanda.
Politik
Rabu, 10 Nov 2021

Marsekal Leo Wattimena: Pak Macan Penerbang Angkatan Udara

Leo Wattimena dikenal sebagai penerbang tempur jempolan di era 1950-an. Bersama dua koleganya sama-sama ditunjuk jadi duta besar.
Senin, 8 Nov 2021

Iswahjoedi: Perintis AURI, Gugur dalam Misi Terobos Blokade Belanda

Iswahjoedi sempat jadi agen NEFIS, tapi kemudian memilih setia pada RI. Ia gugur dalam misi bersama Halim Perdanakusumah pada 1947.
Humaniora
Minggu, 7 Nov 2021

Sungkono: Jagoan Pertempuran 10 November 1945 & Kawan Tan Malaka

Sungkono mampu menyulitkan tentara Inggris dalam Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Namanya tenggelam setelah Revolusi usai.
Pendidikan
Sabtu, 6 Nov 2021

Sejarah KSAD Djatikusumo vs 17 Taruna Akademi Militer Yogyakarta

Di era Revolusi, ada 17 kadet yang melepaskan diri Akmil Yogyakarta. Para kadet merasa seharusnya mereka disebar dan tidak dijadikan satu pasukan.
Politik
Jumat, 5 Nov 2021

Sambutan Tak Ramah untuk Bekas KNIL yang Masuk TNI

Bekas KNIL yang masuk TNI tak jarang mendapat perundungan dari koleganya. Beberapa mampu bertahan dan sampai jadi jenderal.
Politik
Jumat, 5 Nov 2021

Max Stahl & Rekaman Tragedi Santa Cruz yang Membuka Mata Dunia

Max Stahl berhasil masuk Timor Timur dengan menyamar jadi turis. Rekamannya turut membantu kampanye kemerdekaan Timor Leste.
Sosial Budaya
Sabtu, 30 Okt 2021

Sejarah Menwa dari Asuhan Militer hingga Jadi UKM Biasa

Cikal-bakal Menwa lahir kala Indonesia mengalami krisis politik pada akhir 1950-an. Sempat lama dimasukkan dalam rantai komando militer.
Ekonomi
Kamis, 28 Okt 2021

Nasib Pegawai Hindia Belanda dan Kaum Pergerakan Di Zaman Meleset

Depresi besar mendorong rakyat melakukan protes kepada pemerintah. Sementara pemerintah justru sibuk menggulung kaum pergerakan.