Petrik Matanasi

Indeks Tulisan

Politik
Sabtu, 1 Jun 2019

Fauka Noor Farid: Bekas Tim Mawar, Setia Bersama Prabowo

Fauka Noor Farid mantan anak buah Prabowo di Kopassus. Kini ia orang penting Gerindra.
Humaniora
Kamis, 30 Mei 2019

P.K. Ojong Pendiri Kompas: Mengajar, Menulis, Mengabarkan Indonesia

P.K. Ojong, salah satu pendiri harian Kompas, mulanya adalah seorang guru. Bersama Jakob Oetama, ia berhasil membawa perusahaannya jadi raksasa media.
Politik
Rabu, 29 Mei 2019

Chairawan K.N, Dari Komandan Grup IV Kopassus ke Gerindra

Chairawan adalah perwira andalah Prabowo, setidaknya sejak 1996.
Otomotif
Selasa, 28 Mei 2019

Sejarah Sukarno dan Volkswagen Kodok di Sekitar G30S 1965

Sukarno naik mobil VW kodok ketika mengamankan diri pada 1 Oktober 1965. Ia juga naik VW kodok ketika meninggalkan Istana Negara selama-lamanya.
Politik
Senin, 27 Mei 2019

Saat Satuan Baret Merah Nyaris Pecah karena Intrik Politik

Setelah pergerakan pasukan dalam Peristiwa Kranji 17 November 1956, di tangsi Batujajar, prajurit bawahan bertindak kepada perwira mereka yang terlibat dalam Kelompok Lubis.
Sosial Budaya
Jumat, 24 Mei 2019

Jasa Dotulong & Pasukan Tulungan untuk Belanda Selama Perang Jawa

Dotulong adalah legenda pasukan kolonial dari Minahasa. Pasukan Tulungan yang dipimpinnya ikut melumpuhkan Diponegoro.
Politik
Kamis, 23 Mei 2019

Glenny Kairupan, Kawan Lama Prabowo sejak di Lembah Tidar

Glenny Kairupan dan Prabowo Subianto masuk Akabri di tahun yang sama. Glenny lulus duluan dan akhirnya masuk Penerbangan Angkatan Darat.
Sosial Budaya
Rabu, 22 Mei 2019

Ketika Bocah-Bocah di Sekolah Kolonial Meledakkan "Bom"

Semasa bersekolah di Jakarta, Achmad Djajadiningrat adalah siswa yang nakal dan pernah meledakan petasan di sekolah.
Humaniora
Minggu, 19 Mei 2019

Bagaimana Ali Sadikin Mencari Solusi untuk Kemaksiatan Jakarta?

Ali Sadikin tidak percaya prostitusi dan judi bisa diselesaikan dengan penyuluhan belaka. Ia pun mendirikan lokalisasi.
Humaniora
Jumat, 17 Mei 2019

Soekemi Bapaknya Sukarno: Orang Tua Berpikiran Terbuka di Abad Lalu

Soekemi adalah ayah yang berjuang agar anaknya bisa sekolah tinggi seperti orang Belanda. Ia "menitipkan" anaknya pada Tjokroaminoto.