Indeks Tulisan

Kronologi dan Kontroversi Penyusunan RAPBD DKI 2018
Siapa yang benar dan salah dalam polemik penaikan anggaran dalam RAPBD DKI 2018: Djarot, Anies-Sandiaga, atau DPRD DKI Jakarta?
Anggaran Kehadiran Rapat DPRD DKI Mencapai Rp16,18 Miliar
Anies-Sandi punya kewenangan buat mengubah anggaran yang dianggap tidak penting.

Distributor Kangen Water: Klaim Menyembuhkan Berasal dari Agen
Katanya, produsen tak pernah mengklaim jika produk Kangen Water dapat menyembuhkan penyakit.
3 Draf RAPBD DKI, Versi Mana Bikinan Djarot dan Anies-Sandi?
Anies-Sandi tidak dilibatkan di awal perencanaan RAPBD, namun mereka punya otoritas melakukan perubahan saat draf ketiga RAPBD diperbaiki setelah pelantikan.
Belanja Tak Terduga dalam RAPBD DKI Dianggarkan 258 Miliar
Anggaran jauh lebih kecil dari yang diajukan dalam draft KUA-PPAS Penyempurnaan, sebesar Rp379 miliar.
Anies Perlu Atur Ulang Regulasi Soal Tim Gubernur
Jumlah anggota dalam Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) tidak sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 411 Tahun 2016 tentang TGUPP.
3 Draft APBD DKI dan 4 Hal Penting yang Layak Diperhatikan
RAPBD ini dibagi menjadi tiga tahap mulai dari RKPD Finalisasi Sinkronisasi, KUA-PPAS Penyempurnaan, dan KUA-PPAS Input Hasil Pembahasan Banggar DPRD.

Tantangan Idrus Marham dalam Memimpin Golkar
Salah satunya adalah elektabilitas Golkar yang tergerus karena kasus e-KTP yang melibatkan Setya Novanto.
BW Sarankan KPK Selisik Pihak yang Sembunyikan Novanto
Langkah ini perlu dilakukan lantaran Novanto diduga tak melakukan aksinya sendirian.
Kejanggalan Keterangan Pengacara Fredrich Soal Kecelakaan Novanto
Salah satu kejanggalan yang mencuat terkait dengan kondisi Novanto setelah kecelakaan.
Masuk tirto.id






