Indeks Tulisan

"Barang Bandara, Empang, dan Tebusan Rp15 Juta"
Minuman beralkohol palsu atau KW banyak beredar di kafe-kafe di seputaran Jakarta. Untuk mengelabui pembeli, minol-minol KW itu diplos dengan sedikit minol asli. R (samaran). Dia sekarang bekerja menjadi penjaga keamanan proyek bangunan. Tapi dulu, dia pernah jadi orang kaya, berkat bisnis minol KW. Daerah operasinya adalah Kemang dan sekitarnya. Karena pengalaman lamanya jadi pengedar minol KW, dia tahu satu fakta penting: susah mencari minol yang asli. Peredaran minol KW ada pengendalinya

Bermuka Dua Soal Minuman Beralkohol
Peredaran minuman beralkohol dibatasi. Di saat yang sama, pemerintah berharap bisa menangguk cukai yang lebih besar dari alkohol.

Sejarah Gelap Pelarangan Alkohol
Larangan peredaran minuman beralkohol tak selalu menyelesaikan persoalan.

"Jangan Bunuh Harapan Petani"
Pemerintah dinilai tidak cepat tanggap dalam menata tata-niaga komoditas karet. Sementara negara-negara lain justru mengawal kepentingan petani karetnya.sudah seharusnya Indonesia bisa memproduksi semua komoditas, termasuk mengolah karet mentah menjadi bahan jadi. Ini yang harusnya jadi pertimbangan.

Sudah Rugi Tertimpa Pajak Pula
Harga karet semakin terpuruk sejak diterapkannya Pajak Pertambahan Nilai (PPN)10 persen. Lagi-lagi petani karet jadi korban. Sudah jatuh tertimpa tangga, peribahasa itulah yang pas disematkan kepada para petani karet di negeri ini.
Anjloknya harga karet dunia yang menyebabkan harga karet hasil sadapan mereka jatuh, ternyata diperparah adanya peraturan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10 persen nilai ini dirasa sangat besar bagi para petani karet indonesia.
Anjloknya harga karet dunia yang menyebabkan harga karet hasil sadapan mereka jatuh, ternyata diperparah adanya peraturan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10 persen nilai ini dirasa sangat besar bagi para petani karet indonesia.

Suramnya Nasib Lebih dari 2 Juta Petani Karet
Harga karet terpuruk sejak lima tahun terakhir. Nasib petani karet pun semakin mengenaskan.
Masuk tirto.id








