Indira Ardanareswari

Indeks Tulisan

Sosial Budaya
Selasa, 9 Juli 2019

Naik Haji & Bertasawuf: Cara "Hijrah" Orang Jawa di Masa Kolonial

Kala kekalutan dan keresahan sosial melanda, orang-orang Jawa di masa lalu cenderung jadi lebih saleh. Naik haji dan belajar tasawuf adalah solusinya.
Film
Sabtu, 6 Juli 2019

Jejak Pertama Lesbianisme dalam Film Indonesia

Dua film bertema lesbian muncul hampir berbarengan pada 1971. Badan Sensor Film memperlakukan keduanya dengan cara berbeda.
Sosial Budaya
Kamis, 4 Juli 2019

Pendidikan Karakter Ki Hadjar: Lewat Kesenian, Bukan Baris Berbaris

Bagi Ki Hadjar, pendidikan karakter bisa ditempuh lewat kesenian dan kebudayaan. Tiada gaya militeristis di Taman Siswa, sekolah yang didirikannya.
Sosial Budaya
Senin, 1 Juli 2019

Gaya Orde Baru Tertibkan Perilaku Seksual melalui Film

Rezim Orba khawatir para pemuda berperilaku seks menyimpang. Pemerintah berusaha menangkalnya lewat film.
Sosial Budaya
Senin, 1 Juli 2019

Kontrak Bisnis Sumitro-Fox yang Membuka Kanal Impor Film Amerika

Pada saat yang bersamaan, kontrak tersebut membantu berjalannya pemerintahan Indonesia.
Humaniora
Sabtu, 29 Jun 2019

Jo Kurnianingrat: Pelopor Pendidikan Bahasa Inggris di Indonesia

Akibat lingkup pergaulannya, Kurnianingrat hampir-hampir tidak pernah bertutur (dan kesulitan) dalam berbahasa Indonesia.
Film
Jumat, 28 Jun 2019

Beasiswa yang Pernah Bikin Gaduh Industri Film Indonesia

Tujuan pertukaran sineas ini ialah agar terjadi peralihan watak dan ideologi menjadi beraliran Barat
Umum
Kamis, 27 Jun 2019

Kurikulum Orde Baru: Sentralistik, Sesak Doktrin, Miskin Seni

Sepanjang Orde Baru (1968-1998), dunia pendidikan nasional mengenal empat kurikulum, yakni Kurikulum 1968, 1975, 1984, dan 1994.
Sosial Budaya
Senin, 24 Jun 2019

Sejarah Kongres Bahasa Indonesia I: Meresmikan Bahasa Persatuan

Kongres Bahasa Indonesia I meresmikan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Digerakkan para wartawan dan cendekiawan.
Siswa
Minggu, 23 Jun 2019

Mengenal Rezim Ebtanas yang Dilahirkan oleh Rezim Soeharto

Sekolah-sekolah yang diisi oleh murid dengan NEM tinggi akhirnya terus menjadi "sekolah favorit."