Indeks Tulisan

Kemesraan Sukarno dengan Hollywood dan Politik Film AS di Indonesia
Sukarno penggemar film Hollywood. AS memanfaatkan celah ini untuk menyebar propaganda lewat film agar RI tak jatuh ke tangan komunis.

Sejarah Kebaya di Masa Kolonial: Busana Perempuan Tiga Etnis
Sejak abad ke-19, kebaya tidak lagi menjadi pakaian khusus perempuan Jawa, tetapi juga busana semua kelas sosial.

Liku Jalan Sjuman Djaya, Dari Senen hingga Uni Soviet
Pada 1958, Syuman berangkat ke Moskow untuk belajar film.

ANRI Resmi Terima Arsip Soeharto dari Keluarga Cendana
Arsip yang diserahkan terdiri 19 roll microfilm yang berisi pidato Presiden Soeharto, 10 roll microfilm pidato Ibu Tien Soeharto, 10 roll microfilm kumpulan risalah sidang kabinet periode 1967-1998 dan Deklarasi Balibo tahun 1976, serta 91 lembar foto kegiatan Presiden Soeharto.

Rodrigo de Villa dan Sejarah Kerja Sama Asing Perfilman Indonesia
“Kalau Penonton mau yang India, kita kasih India. Biar sampai mereka bosan.”

Komunitas Perempuan Berkebaya Ajak Masyarakat Lestarikan Kebaya
Jika ingin agar kebaya lestari maka pemerintah dan organisasi-organisasi lain harus lebih banyak membuat even.

Kabinet Dwikora II, Kabinet 100 Menteri Zaman Sukarno
Indonesia pernah memiliki kabinet gendut dalam sejarah pemerintahan, yakni Kabinet Dwikora II. Kabinet ini terdiri dari 132 pejabat menteri dan pembantu presiden setingkat menteri.
Menteri-Menteri Usia Muda di Era Revolusi dan Pasca-Kemerdekaan
Upaya mengikutsertakan anak-anak muda ke dalam kabinet pemerintahan sebenarnya bukan hal baru. Sukarno sudah memulainya setelah Indonesia merdeka.

Jalan Terjal Desiderius Erasmus Mereformasi Gereja di Eropa
Desiderius Erasmus adalah cendekiawan yang menggagas reformasi gereja sebelum Martin Luther. Perjalanan intelektualnya amat berliku.

Sejarah Risalah Sidang BPUPKI dan Cara Orba Enyahkan Sukarnoisme
Riwayat pembukuan dan penerbitan Risalah Sidang BPUPKI sangat berliku. Rezim Orba pernah menjadikan versi Mohammad Yamin sebagai alat propaganda.
Masuk tirto.id






