Indeks Tulisan

Bisakah Rafa Benitez & Newcastle Bikin Liverpool Gagal Juara EPL?
Dini hari nanti Liverpool yang sedang berada dalam situasi genting akan bertemu Newcastle United yang dilatih mantan pelatih mereka, Rafael Benitez. Seberapa besar kans masing-masing memetik kemenangan?

Alasan Arsenal Menang Lawan Valencia Meski Lini Belakang Keropos
Saat melawan Valencia pertahanan dan lini tengah Arsenal tampil kurang menjanjikan. Kemenangan 3-1 belum bisa menjamin The Gunners diuntungkan saat melakoni leg kedua.

Resmi: Robert Alberts Pelatih Baru Persib, Gantikan Miljan Radovic
Robert Alberts resmi ditunjuk manajemen sebagai kepala pelatih Persib, menggantikan Miljan Radovic.

Mengapa Liverpool Gagal Mengalahkan Barcelona Meski Tampil Dominan?
Liverpool mendominasi bola dan menembak lebih banyak, tapi banyak faktor yang pada akhirnya bikin mereka takluk 3-0 dari Barcelona.

Misi Mustahil Liverpool Meredam Messi di Kandang Barca
Bahkan ketika berlari kecil, Messi selalu memindai posisi lawan dan memetakan seisi lapangan. Liverpool butuh keberuntungan dan kontribusi 11 pemain untuk menghentikan magis Lionel Messi.

Bjorn Kuipers, Wasit Tajir yang akan Pimpin Barcelona vs Liverpool
Björn Kuipers, wasit antara Liverpool vs Barcelona, adalah pengusaha tajir yang merupakan salah satu investor C1000, supermarket ternama di Belanda.

Mateu Lahoz, Wasit Ajax vs Tottenham yang Permisif & Doyan Drama
Duel leg pertama semifinal Liga Champions antara Ajax vs Tottenham akan dipimpin Mateu Lahoz, wasit asal Spanyol yang terkenal permisif dan punya hobi mendramatisir pertandingan.

Promosi ke EPL, Sheffield United akan Membawa Kejutan
Kembali ke EPL, Sheffield United akan membawa kejutan menarik: formasi dan pendekatan yang mendorong para bek tengah ikut maju ke depan.

Kritik di Balik Ketatnya Perebutan Gelar Pemain Terbaik EPL
Di balik persaingan ketat Virgil van Dijk dan Raheem Sterling musim ini, ada kritik yang mengiringi cara PFA memilih pemain terbaik EPL selama beberapa tahun terakhir.

Kreativitas Kebablasan ala Emery Bikin Arsenal Kalah dari Wolves
Saat melawan Wolves, Unai Emery mengganti formasi Arsenal jadi 4-2-3-1 dan melakukan tujuh perombakan pada starting line-up. Kreativitas kebablasan ini akhirnya berujung kekalahan 3-1.
Masuk tirto.id








