Indeks Tulisan

Issey Miyake: Modern, namun Tak Lupa Budaya Asal
Desain Issey Miyake merupakan perpaduan antara kekriyaan, penerapan teknologi, dan teknik daur ulang.

Bukan Sketsa, Balenciaga Justru Lebih Senang Bereksperimen Kain
Dipuja Dior, diagung-agungkan Channel-Balenciaga bukan sekadar perancang busana, ia ahli memotong bahan, merakit, dan menjahit dengan tangannya sendiri.

Revolusi Coco Chanel di Dunia Fesyen
Coco Chanel tidak sekadar merancang baju, ia merevolusi pakaian perempuan agar lebih "membebaskan" seperti pakaian laki-laki yang fleksibel.

Sejarah Hari Film Nasional dan Restorasi Film Usmar Ismail
Lewat Djam Malam (1954) adalah karya terbaik Usmar Ismail dan salah satu film terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.

Nawal El Saadawi: Feminisme adalah Melawan Kapitalisme & Patriarki
Nawal El Saadawi tak putus berkarya meski direpresi rezim dan jadi target pembunuhan. Melahirkan karya-karya yang mengubah hidup banyak pembacanya.

Menjadi Inklusif, Cara Industri Kecantikan Merespons Tren Pasar
Unilever menghilangkan istilah “normal” dari produknya karena dianggap bias dan bermasalah. Upaya merespons pergeseran nilai-nila konsumen.

Kala Brand Kecantikan Makin Aktif Melawan Pelecehan Seksual
L’Oreal Paris dan The Body Shop Indonesia memulai langkahnya dalam upaya pemberantasan pelecehan seksual.

Di Balik Doktrin Truman yang Melahirkan Perang Dingin AS vs Soviet
Masalah yang muncul di Yunani dan Turki tidak lama setelah Perang Dunia II usai, menjadi pintu masuk AS dalam menjalankan prinsip kebijakan luar negerinya.

Black Marketplace Lahir untuk Melawan Rasisme di Industri Mode
Muncul gelombang kelahiran sejumlah marketplace yang dikelola dan diperuntukkan untuk kelompok kulit hitam. Upaya meruntuhkan rasisme di dunia mode.

Sejarah Gedung DPR/MPR: Digagas Sukarno, Dirampungkan Soeharto
Gedung DPR/MPR RI mulanya dirancang Sukarno untuk menggelar Conference of the New Emerging Forces. Sempat terbengkalai karena peristiwa G30S.
Masuk tirto.id








