Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.
Indeks Tulisan

KPK di Bawah Regulasi Baru: Masih Mampu Jerat Bos BUMN?
Jangan sampai impunitas membuat kerugian keuangan negara di sektor BUMN semakin besar.

Menilik Taktik Demul Menarik Perhatian Publik di Media Sosial
Selain kerap menyuarakan ide kebijakan yang kontroversial, Dedi Mulyadi juga kian populer di media sosial, bahkan mendapat julukan, "gubernur konten".

Tidak Benar Artikel Tempo Soal Demul Komentari Ijazah Jokowi
Pihak Tempo sudah mengatakan kalau tangkapan layar artikel yang mencatut logo medianya ini tidak benar.

Menimbang Untung Rugi Penerapan Kurikulum AI di Sekolah
Anak-anak barangkali memang seharusnya dilibatkan dalam diskusi terkait AI. Namun, perlukah sampai memasukkan AI ke kurikulum sekolah?

Salah, Tautan Gebyar Undian Berhadiah dari Bank Sulselbar
Tautan yang dibubuhkan tidak mengarah ke laman resmi maupun akun media sosial resmi Bank Sulselbar.

Akar Aksi Pita Hitam: Polemik Mutasi Dokter Anak oleh Kemenkes
Mutasi sepihak sejumlah dokter anak dalam beberapa waktu terakhir kontraproduktif terhadap upaya memaksimalkan layanan rumah sakit pemerintah.

Hoaks Tautan Pendaftaran Guru Sekolah Rakyat
Tautan yang beredar tidak mengarah pada laman resmi Kementerian Sosial maupun instansi pemerintah lainnya.

Yang Bermasalah dari Syarat Vasektomi untuk Bansos ala Dedi
Gagasan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mensyaratkan vasektomi bagi penerima bansos berpotensi melanggar HAM dan UU TPKS.

Hoaks Artikel Media Soal Nikhil Kamath dengan Foto Nadiem Lebam
Tirto tidak menemukan adanya artikel detik dengan judul seperti unggahan di media sosial. Foto Nadiem lebam jug terindikasi hasil suntingan.

Daycare Layak Masih Jadi Kemewahan bagi Pekerja
Layanan daycare anak masih minim akses dan keterjangkauan. Kurangnya layanan pengasuhan anak bisa menghambat perempuan untuk bekerja.
Masuk tirto.id




