Kami menggunakan cookie untuk mengumpulkan dan menyimpan informasi tentang interaksi Anda dengan situs web Kami. Kami juga membagikan informasi penggunaan situs Kami oleh Anda dengan mitra iklan dan analitik. Data interaksi tersebut akan Kami gunakan sebagai bahan analisa untuk membuat produk/layanan terbaik sesuai preferensi pengguna.
Indeks Tulisan

Mengapa Hasil Penelitian di Indonesia Tidak Diproduksi Massal?
Riset ilmiah di Indonesia kebanyakan mandek di meja laboratorium atau mentok jadi purwarupa, amat jarang menembus pasar komersial dan berdampak ekonomi.

Perjalanan Soeharto ke Luar Negeri dan Bayang-Bayang Santa Cruz
Di pengujung 1991, Soeharto melakukan kunjungan ke luar negeri selama hampir satu bulan. Kepulangannya dipercepat seiring terjadinya pembantaian di Dili.

Bias dan Diskriminasi Gaji Berdasarkan Lokasi, Bukan Kompetensi
Kompetensi sama, hasil kerja serupa, potensinya pun tak jauh berbeda. Tapi, perbedaan gajinya begitu kentara, hanya karena domisilinya berbeda.

Partai Kecoak di India Lahir Akibat Lancang Mulut Pejabat
Anak-anak muda India "menghukum" pemerintah lewat Partai Kecoak. Menurut mereka, hewan ini berkembang biak di tempat yang busuk, seperti India hari ini.

Spons Cuci Piring, Sarang Bakteri Nyaris Setara Tinja
Selama ini banyak yang menganggap spons cuci piring sebagai pembersih ampuh, asalkan terendam sabun berhari-hari. Padahal, fakta ilmiah bilang sebaliknya.

Dua Abad Lebih Dana Wakaf Mengalir bagi Jemaah Haji Asal Aceh
Pada awal 1800-an, Habib Bugak Asyi mengumpulkan dana dari masyarakat Aceh untuk membeli tanah di Makkah, lalu mewakafkannya khusus bagi jemaah asal Aceh.

Riwayat Titan Terakhir dari Thailand
Penemuan fosil Nagatitan chaiyaphumensis menambah daftar panjang koleksi fosil hewan purba yang menegaskan Thailand sebagai surga dinosaurus Asia Tenggara.

Sejarah Cerdas Cermat Berawal dari Barak Militer
Cerdas cermat bermula dari barak militer pada medio abad ke-20 yang digagas Don Reid. Perlombaan ini masuk ke Indonesia awal 1960-an dan ditayangkan TVRI.

Pernikahan Massal di Pulau Buru, Upaya Propaganda Orde Baru
Rezim Soeharto pernah memanfaatkan institusi pernikahan untuk menutupi darah dan rintihan di Pulau Buru, lalu menyulapnya seolah desa agraris yang damai.

Biji Kelor Efektif Menghilangkan Mikroplastik dalam Air
Krisis ekologi, yang salah satu akibatnya mewujud mikropastik, memaksa sains modern menoleh kembali pada kearifan lama. Tak lain melalui biji kelor.
Masuk tirto.id







