Menuju konten utama

Asmaul Husna Al Qahhar Artinya Yang Maha Menundukkan: Dalil AlQuran

Berikut adalah penjelasan dalil dan makna Asmaul Husna Al Qahhar artinya Yang Maha Menundukkan.

Asmaul Husna Al Qahhar Artinya Yang Maha Menundukkan: Dalil AlQuran
Ikatan Pemuda Bomlama Rumbai (IPBR) menyalakan lentera yang digantung pada 'Lampu Colok' berbentuk lafaz Allah di halaman Masjid Istiqomah di Pekanbaru, Riau, Senin (12/4/2021). Lampu colok ini sengaja dibuat panitia masjid dengan IPBR untuk memeriahkan suasana pada bulan suci Ramadhan 1442 H. ANTARA FOTO/Rony Muharrman/foc.

tirto.id - Asmaul Husna Al Qahhar artinya Yang Maha Menundukkan. Allah SWT memiliki 99 nama yang baik atau kerap dikenal dengan “Asmaul Husna”.

Pengamalan Asmaul Husna bagi seorang muslim sebaiknya dijalankan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam bentuk perilaku maupun wirid. Asmaul Husna mengandung banyak rahasia dan manfaat untuk kehidupan dunia dan akhirat. Dikutip dari lamanNU Online, Asmaul Husna memiliki keistimewaan-keistimewaan, salah satunya adalah sebagai doa.

وَلِلّٰهِ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى فَادْعُوْهُ بِهَاۖ وَذَرُوا الَّذِيْنَ يُلْحِدُوْنَ فِيْٓ اَسْمَاۤىِٕهٖۗ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ۖ - ١٨٠

Arab Latin:

Wa lillāhil-asmā`ul-ḥusnā fad'ụhu bihā wa żarullażīna yul-ḥidụna fī asmā`ih, sayujzauna mā kānụ ya'malụn

Artinya:

“Dan Allah memiliki Asma'ul-husna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya Asma'ul-husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al A'raf {7}:180)

Asmaul Husna Al Qahhar Apa Artinya?

Salah satu Asmaul Husna yang dimiliki oleh Allah SWT adalah Al Qahhar. Asmaul Husna Al Qahhar memiliki arti, yaitu Yang Maha Menundukkan. Lafal Al Qahhar berasal dari bentuk mubalaghah kata Qahir yang berarti perkasa, sangat kuat dan dahsyat, sehingga berkuasa dalam menjinakkan dan menundukan segala seuatu demi suatu tujuan tertentu.

Dikutip dari lamanSuara Muhammadiyah, Asmaul Husna Al Qahhar secara sederhana dimaknai bahwa Allah SWT adalah Dzat yang menundukkan kehidupan di dunia, penguasa hari kiamat dan hari pembalasan. Asmaul Husna Al Qahhar di dalam kitab suci Al Quran disebutkan sebanyak 6 kali. Penyebutan nama dan sifat Asmaul Husna Al Qahhar secara jelas di dalam Al Quran ditampilkan pada surah Shad ayat 65, surah Yusuf ayat 39, dan surah Ibrahim ayat 48.

Dalil Asmaul Husna Al Qahhar dalam Al Quran

1. Surah Shad Ayat 65

قُلْ اِنَّمَآ اَنَا۠ مُنْذِرٌ ۖوَّمَا مِنْ اِلٰهٍ اِلَّا اللّٰهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ - ٦٥

Arab Latin:

Qul innamā ana munżiruw wa mā min ilāhin illallāhul-wāḥidul-qahhār

Artinya:

“Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, Mahaperkasa,” (QS. Shad {38}:65)

2. Surah Yusuf Ayat 39

يٰصَاحِبَيِ السِّجْنِ ءَاَرْبَابٌ مُتَفَرِّقُوْنَ خَيْرٌ اَمِ اللّٰهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُۗ - ٣٩

Arab Latin:

Yā ṣāḥibayis-sijni a arbābum mutafarriqụna khairun amillāhul-wāḥidul-qahhār

Artinya:

“Wahai kedua penghuni penjara! Manakah yang baik, tuhan-tuhan yang bermacam-macam itu ataukah Allah Yang Maha Esa, Mahaperkasa?” (QS. Yusuf {12}:39)

3. Surah Ibrahim ayat 48

يَوْمَ تُبَدَّلُ الْاَرْضُ غَيْرَ الْاَرْضِ وَالسَّمٰوٰتُ وَبَرَزُوْا لِلّٰهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ - ٤٨

Arab Latin:

Qāla bal alqụ, fa iżā ḥibāluhum wa 'iṣiyyuhum yukhayyalu ilaihi min siḥrihim annahā tas'ā

Artinya:

“(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan mereka (manusia) berkumpul (di Padang Mahsyar) menghadap Allah Yang Maha Esa, Mahaperkasa.” (QS. Ibrahim {14}:48)

Makna Membaca Asmaul Husna Al Qahhar

Asmaul Husna Al Qahhar dapat dijadikan sebagai wirid dan dzikir untuk mengingatkan diri, bahwa hanya Allah SWT yang Maha Mengadakan ciptaanya dengan sebaik-baiknya. Kemudian, selain dijadikan sebagai wirid dan dzikir,

Asmaul Husna Al Qahhar juga dapat dijadikan sebagai contoh sifat dan sikap dalam menjalani kehidupan di dunia. Sehingga, memunculkan sifat dan sikap yang terpuji bagi diri maupun untuk orang lain.

Pengamalan Asmaul Husna Al Qahhar dalam diri seorang muslim dapat diwujudkan dengan menerapkan sifat seperti rendah hati, tidak arogan dan sombong, karena segala sesuatu yang ada di alam raya ini berada dalam genggaman kekuasaan-Nya.

Baca juga artikel terkait ASMAUL HUSNA atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Yulaika Ramadhani