Menuju konten utama

Apa Saja Tahapan Implementasi Dalam Kurikulum Merdeka?

Daftar poin penting dalam tahapan implementasi pada Kurikulum Merdeka.

Apa Saja Tahapan Implementasi Dalam Kurikulum Merdeka?
Ilustrasi guru mengajar. FOTO/Istockphoto

tirto.id - Perubahan kebijakan pendidikan termasuk kurikulum merupakan proses pembelajaran yang panjang tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga bagi pendidik dan satuan pendidikan.

Pemerintah memberikan kesempatan kepada pendidik dan satuan pendidikan untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sesuai dengan kesiapan masing-masing.

Pendidik dan satuan pendidikan perlu belajar mengimplementasikan Kurikulum Merdeka hingga berangsur-angsur menjadi siap dan mahir dalam menggunakannya. Mengutip dari laman InstagramDitjen GTK Kemdikbud, kesiapan pendidik dan satuan pendidikan tentu berbeda-beda. Oleh karena itu, tahapan implementasi dirancang supaya setiap pendidik dapat dengan yakin dan percaya diri mencoba mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.

Diharapkan pendidik dapat belajar secara berkelanjutan dan mengembangkan kemampuan dirinya agar melakukan yang terbaik dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Hal yang lebih penting lagi, yakni melakukan pembelajaran yang berpihak kepada murid.

Kemampuan untuk terus belajar merupakan modal penting bagi pendidik. Tahapan ini dikembangkan sebagai langkah atau proses belajar untuk melakukan perubahan atas praktik pembelajaran dan asesmen yang perlu dilakukan pendidik saat mereka menggunakan Kurikulum Merdeka.

Secara teknis pendidik dapat mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada tahap yang berbeda. Namun demikian, secara filosofis setiap tahap dirancang agar pendidik tetap mengacu pada prinsip-prinsip pembelajaran dan asesmen (Prinsip Pembelajaran dan Prinsip Asesmen dapat dipelajari dalam Panduan Pembelajaran dan Asesmen).

Poin Penting Tahapan Implementasi Kurikulum Merdeka

BerdasarkanE-Modul Tahapan Implementasi Kurikulum Merdeka di Satuan Pendidikan, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan tahapan implementasi Kurikulum Merdeka:

■ Tahapan ini bukanlah suatu ketetapan yang baku atau terstandarisasi. Satuan pendidikan dan/atau pemerintah daerah dapat mengembangkan tahapan implementasi yang lebih sesuai dengan kondisi dan kekhasan masing-masing.

■ Setiap pendidik dan satuan pendidikan memiliki kapasitas dan kesiapan yang beragam sehingga dapat mulai mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada tahap yang berbeda-beda, serta beranjak ke tahap berikutnya dengan kecepatan yang berbeda-beda pula.

■ Tahapan ini digunakan sebagai bahan refleksi diri tentang kesiapan pendidik dan/atau satuan pendidikan sehingga tidak digunakan sebagai alat/instrumen untuk mengukur kinerja pendidik dan/atau satuan pendidikan yang membawa dampak pada karier atau kesejahteraan mereka.

■ Implementasi sesuai tahap yang disepakati bersama tidak sepatutnya memberikan dampak apapun terhadap pendidik dan satuan pendidikan. Oleh karena itu, tahapan ini bukanlah alat untuk membanding-bandingkan kualitas satuan pendidikan dan/atau pendidik.

■ Pimpinan serta pemerintah mendukung proses refleksi diri pendidik dan satuan pendidikan sehingga tidak mengarahkan untuk menerapkan Kurikulum Merdeka pada tahap tertentu

■ Tahapan ini digunakan sebagai bahan diskusi antar pendidik dalam satuan pendidikan dan dalam komunitas belajar di mana pendidik menjadi bagiannya. Diskusi tersebut membahas hal-hal apa yang perlu dilakukan untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sesuai tahap masing-masing.

■ Pimpinan satuan pendidikan serta pemerintah daerah perlu mendukung pendidik dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sesuai dengan tahap kesiapan pendidik, serta memberikan dukungan agar pendidik berangsur-angsur meningkatkan tahap implementasinya.

Informasi detail mengenai tahapan implementasi Kurikulum Merdeka dapat di akses pada tautanini.

Baca juga artikel terkait KURIKULUM MERDEKA atau tulisan lainnya dari Nurul Azizah

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Nurul Azizah
Penulis: Nurul Azizah
Editor: Nur Hidayah Perwitasari